alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Kreatif-Inovatif dengan Teknologi Digital

PONTIANAK – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Pontianak menggelar Seminar Kemerdekaan Digital. Kegiatan ini bertujuan mengisi kemerdekaan dengan kreatif, inovatif, sehingga tentunya bisa membangun bangsa dengan teknologi digital.

Rektor Universitas Bina Sarana Informatika, Mochammad Wahyudi, mengungkapkan, star-up di Indonesia yang jumlahnya belum banyak, akan tetapi mulai terlihat berkembang dan banyak unit usaha yang tadinya masih lokal dan offline, mulai menggunakan media sosial yang memanfaatkan teknologi. “Sebagai perguruan tinggi melihat peluang ini, kami punya BSI Center dan ada empat unit yang kita bangun. Ada unit career center, itu memang menyampaikan mahasiswa yang siap kerja. Tapi kalau mereka mau entrepreneur, kita punya unit BSI Entrepreneir Center, lalu BSI Starup Center, dan BSI Inovasion Center,” paparnya.

Baca Juga :  Layanan Digital Lengkap, BRI Gandeng Traveloka Tambah Fitur Travel di BRImo

Co-Founder dan Partner Innovesia, Danny D. Kosasih menyatakan, bagaiamana mengisi kemerdekaan ini dengan kreatif, inovatif, sehingga tentunya bisa membangun bangsa dengan teknologi digital. Namun, dia mengingatkan, tentunya harus didukung dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sosial budaya Indonesia. “Saya yakin yang dilakukan BSI sudah mengamalkan digitalisasi sejak lama. Kita bisa menumbuhkan insan-insan, talenta-talenta yang menjadi pemimpin bangsa di kemudian hari,” ujarnya.

Program yang dilakukan juga diyakini dia, dapat memberikan kualitas sumber daya manusia yang dapat menjadi pembangunan 5 tahun ke depan. “Karena itu soal kemerdekaan bukan cuman soal bebas dari penjajahan, tapi juga bagaimana sumber daya manusia ini bisa merdeka, maju, dan kita bisa setara dengan bangsa lain akan teknologi dan kita bisa memberikan yang terbaik buat kita semua,” ucapnya.

Baca Juga :  Inovasi Digital Peran Kunci Kembalikan Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tangguh

Owner Aloeloco.com Mardalina Handayani mengatakan bahwa pemerintah khususnya Pemkot Pontianak sudah sangat mendukung apapun yang berbau digital. Bahkan, dia menambahkan bagaimana Wali Kota Pontianak sendiri sudah memiliki co-working space, start-up lokal untuk menemukan ide kreatifnya, di-support juga dengan pemerintah.

“Pastinya BSI sangat bisa membantu program-program pemerintah ini. Antara kampus, mahasiswa, pemerintah, serta masyarakat untuk memaksimalkan potensi di pontianak ini,” pungkasnya. (var)

PONTIANAK – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Pontianak menggelar Seminar Kemerdekaan Digital. Kegiatan ini bertujuan mengisi kemerdekaan dengan kreatif, inovatif, sehingga tentunya bisa membangun bangsa dengan teknologi digital.

Rektor Universitas Bina Sarana Informatika, Mochammad Wahyudi, mengungkapkan, star-up di Indonesia yang jumlahnya belum banyak, akan tetapi mulai terlihat berkembang dan banyak unit usaha yang tadinya masih lokal dan offline, mulai menggunakan media sosial yang memanfaatkan teknologi. “Sebagai perguruan tinggi melihat peluang ini, kami punya BSI Center dan ada empat unit yang kita bangun. Ada unit career center, itu memang menyampaikan mahasiswa yang siap kerja. Tapi kalau mereka mau entrepreneur, kita punya unit BSI Entrepreneir Center, lalu BSI Starup Center, dan BSI Inovasion Center,” paparnya.

Baca Juga :  Distribusi Gula Bulog 220 Ton

Co-Founder dan Partner Innovesia, Danny D. Kosasih menyatakan, bagaiamana mengisi kemerdekaan ini dengan kreatif, inovatif, sehingga tentunya bisa membangun bangsa dengan teknologi digital. Namun, dia mengingatkan, tentunya harus didukung dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sosial budaya Indonesia. “Saya yakin yang dilakukan BSI sudah mengamalkan digitalisasi sejak lama. Kita bisa menumbuhkan insan-insan, talenta-talenta yang menjadi pemimpin bangsa di kemudian hari,” ujarnya.

Program yang dilakukan juga diyakini dia, dapat memberikan kualitas sumber daya manusia yang dapat menjadi pembangunan 5 tahun ke depan. “Karena itu soal kemerdekaan bukan cuman soal bebas dari penjajahan, tapi juga bagaimana sumber daya manusia ini bisa merdeka, maju, dan kita bisa setara dengan bangsa lain akan teknologi dan kita bisa memberikan yang terbaik buat kita semua,” ucapnya.

Baca Juga :  Terapkan Smart Hospital, RS Medika Djaya Pontianak Gandeng BNI

Owner Aloeloco.com Mardalina Handayani mengatakan bahwa pemerintah khususnya Pemkot Pontianak sudah sangat mendukung apapun yang berbau digital. Bahkan, dia menambahkan bagaimana Wali Kota Pontianak sendiri sudah memiliki co-working space, start-up lokal untuk menemukan ide kreatifnya, di-support juga dengan pemerintah.

“Pastinya BSI sangat bisa membantu program-program pemerintah ini. Antara kampus, mahasiswa, pemerintah, serta masyarakat untuk memaksimalkan potensi di pontianak ini,” pungkasnya. (var)

Most Read

Artikel Terbaru

/