alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Bank Bisa Validasi dan Layani Pendaftaran NPWP Nasabah

Berlaku Mulai 17 Agustus 2020

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak dan empat bank badan usaha milik negara yang tergabung dalam Himbara melaksanakan peluncuran integrasi layanan dalam bentuk aplikasi validasi dan pendaftaran nomor pokok wajib pajak (NPWP) di Aula Cakti Buddhi Bhakti, Gedung Mar’ie Muhammad, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis (23/7).

Pada kesempatan tersebut, DirekturJenderal Pajak, Suryo Utomo menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin antara DJP dan Himbara. Ia mengharapkan kerja sama tersebut dapat berlanjut dengan lebih solid dan saling memberikan manfaat.

“Mulai 17 Agustus 2020 bank akan dapat melakukan validasi dan pendaftaran NPWP nasabah atau calon nasabah secara online melalui sistem penyedia jasa aplikasi perpajakan,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama sebagaimana dalam siaran pers.

Baca Juga :  BRIsyariah Dukung Pengembangan Ekonomi Ponpes

Ia menjelaskan bahwa integrasi layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah proses administrasi bagi masyarakat, khususnya mereka yangbelum memiliki NPWP,untuk membuka rekening bank maupun mengajukan kredit di mana salah satu persyaratan yang dibutuhkan adalah data NPWP.

“Selain meningkatkan kemudahan administrasi bagi nasabah, adanya fitur validasi NPWP ini dapat meningkatkan kualitas prosedur Know Your Customerbagi pihak bank karena validasi data NPWP nasabah atau calon nasabah tidak lagi bergantung pada kartu fisik NPWP tetapi dilakukan secara langsung ke sistem DJP,” kata Yoga.

Ia melanjutkan bahwa selain data NPWP, sistem validasi ini juga dapat menunjukkan riwayat kepatuhan pelaporan surat pemberitahuan pajak penghasilan yang dapat digunakan bank dalam proses evaluasi risiko kredit.

Baca Juga :  Industri Kopi Bubuk Tertolong Konsumsi Rumah Tangga

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, aplikasi pendaftaran dan validasi NPWP melalui bank ini secara khusus diharapkan dapat mempermudah pelaku UMKM untuk mengakses dan mendapatkan fasilitas bantuan subsidi bunga/margin yang diberikan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM mempertahankan kelangsungan usahanya.

Direktorat Jenderal Pajak mengimbau wajib pajak termasuk pelaku UMKM agar segera memanfaatkan berbagai stimulus yang telah disediakan pemerintah dalam rangka menjaga dan memulihkan ekonomi nasional.

“Untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai fasilitas dan kebijakan pajak dalam rangka merespons Covid-19 kunjungi www.pajak.go.id/covid19,” lanjut Hestu Yoga.(*)

Berlaku Mulai 17 Agustus 2020

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak dan empat bank badan usaha milik negara yang tergabung dalam Himbara melaksanakan peluncuran integrasi layanan dalam bentuk aplikasi validasi dan pendaftaran nomor pokok wajib pajak (NPWP) di Aula Cakti Buddhi Bhakti, Gedung Mar’ie Muhammad, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis (23/7).

Pada kesempatan tersebut, DirekturJenderal Pajak, Suryo Utomo menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin antara DJP dan Himbara. Ia mengharapkan kerja sama tersebut dapat berlanjut dengan lebih solid dan saling memberikan manfaat.

“Mulai 17 Agustus 2020 bank akan dapat melakukan validasi dan pendaftaran NPWP nasabah atau calon nasabah secara online melalui sistem penyedia jasa aplikasi perpajakan,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama sebagaimana dalam siaran pers.

Baca Juga :  Fun Touring 125 Menang Banyak #Bersama Yamaha Freego

Ia menjelaskan bahwa integrasi layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah proses administrasi bagi masyarakat, khususnya mereka yangbelum memiliki NPWP,untuk membuka rekening bank maupun mengajukan kredit di mana salah satu persyaratan yang dibutuhkan adalah data NPWP.

“Selain meningkatkan kemudahan administrasi bagi nasabah, adanya fitur validasi NPWP ini dapat meningkatkan kualitas prosedur Know Your Customerbagi pihak bank karena validasi data NPWP nasabah atau calon nasabah tidak lagi bergantung pada kartu fisik NPWP tetapi dilakukan secara langsung ke sistem DJP,” kata Yoga.

Ia melanjutkan bahwa selain data NPWP, sistem validasi ini juga dapat menunjukkan riwayat kepatuhan pelaporan surat pemberitahuan pajak penghasilan yang dapat digunakan bank dalam proses evaluasi risiko kredit.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi, BRI Mencatatkan 5,7 Milyar Transaksi e-Channel Selama Triwulan II 2021

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, aplikasi pendaftaran dan validasi NPWP melalui bank ini secara khusus diharapkan dapat mempermudah pelaku UMKM untuk mengakses dan mendapatkan fasilitas bantuan subsidi bunga/margin yang diberikan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM mempertahankan kelangsungan usahanya.

Direktorat Jenderal Pajak mengimbau wajib pajak termasuk pelaku UMKM agar segera memanfaatkan berbagai stimulus yang telah disediakan pemerintah dalam rangka menjaga dan memulihkan ekonomi nasional.

“Untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai fasilitas dan kebijakan pajak dalam rangka merespons Covid-19 kunjungi www.pajak.go.id/covid19,” lanjut Hestu Yoga.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/