alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

DJP Ajak Generasi Muda Sadar Pajak

DIREKTORAT Jenderal Pajak (DJP) mengadakan kegiatan Pajak Bertutur 2021 dengan tema “Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara”. Kegiatan ini berlangsung secara virtual dan live di akun Youtube Ditjen Pajak RI, Pajak Bertutur 2021 dengan turut menghadiri Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, Jakarta, Rabu (25/8).

Kegiatan Pajak Bertutur 2021 bertujuan menanamkan nilai-nilai kesadaran pajak yang dilakukan oleh pegawai DJP kepada peserta didik (sekolah tingkat dasar, menengah, dan perguruan tinggi) secara berkesinambungan. Kegiatan ini dilakukan serentak di 34 Kantor Wilayah DJP dengan diikuti oleh 252 perguruan tinggi, sekitar 500 sekolah tingkat dasar dan menengah, serta lebih dari 18.000 pelajar dan mahasiswa. Pajak Bertutur tahun ini merupakan kegiatan kali kelima sejak tahun 2017.

Baca Juga :  Pencapaian Pajak Kalbar Tak Capai Target

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani mangatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat berperan dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19, menangani bidang kesehatan, menangani bantuan sosial, membantu usaha kecil maupun menengah, perananan dari pajak menjadi sangat penting, sehingga 70% hingga 80% penerimaan keuangan negara atau APBN adalah dari pajak.

“Setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat dalam bentuk pajak sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi bangsa Indonesia, pembangunan, serta negara-negara untuk bisa menghadapi berbagai tantangan termasuk pandemi Covid-19,” tambah Sri Mulyani.

“Saya ingin mengajak dalam program inklusi kesadaran pajak, sebagai salah satu program bagi generasi muda untuk ikut serta memahami dan menjaga negaranya sendiri melalui kesadaran pajak. Ini ditujukan untuk mewujudkan cita-cita kita, generasi emas Indonesia yang cerdas dan sadar pajak,” ungkapnya.

Baca Juga :  WTP Tapi Korupsi

“Generasi muda akan menghadapi banyak tantangan, tidak hanya pandemi yang saat ini telah banyak memengaruhi banyak aspek kehidupan. Ke depan, generasi muda juga akan menghadapi tantangan globalisasi, teknologi digital, dan bahkan ancaman perubahan iklim. Oleh karena itu generasi muda harus memahami banyak hal termasuk tentang mengurus negara dengan meningkatkan kesadaran pajak generasi muda,” kata Sri Mulyani.(*)

DIREKTORAT Jenderal Pajak (DJP) mengadakan kegiatan Pajak Bertutur 2021 dengan tema “Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara”. Kegiatan ini berlangsung secara virtual dan live di akun Youtube Ditjen Pajak RI, Pajak Bertutur 2021 dengan turut menghadiri Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, Jakarta, Rabu (25/8).

Kegiatan Pajak Bertutur 2021 bertujuan menanamkan nilai-nilai kesadaran pajak yang dilakukan oleh pegawai DJP kepada peserta didik (sekolah tingkat dasar, menengah, dan perguruan tinggi) secara berkesinambungan. Kegiatan ini dilakukan serentak di 34 Kantor Wilayah DJP dengan diikuti oleh 252 perguruan tinggi, sekitar 500 sekolah tingkat dasar dan menengah, serta lebih dari 18.000 pelajar dan mahasiswa. Pajak Bertutur tahun ini merupakan kegiatan kali kelima sejak tahun 2017.

Baca Juga :  Trafik Data XL Axiata di Akhir Tahun Melonjak

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani mangatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat berperan dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19, menangani bidang kesehatan, menangani bantuan sosial, membantu usaha kecil maupun menengah, perananan dari pajak menjadi sangat penting, sehingga 70% hingga 80% penerimaan keuangan negara atau APBN adalah dari pajak.

“Setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat dalam bentuk pajak sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi bangsa Indonesia, pembangunan, serta negara-negara untuk bisa menghadapi berbagai tantangan termasuk pandemi Covid-19,” tambah Sri Mulyani.

“Saya ingin mengajak dalam program inklusi kesadaran pajak, sebagai salah satu program bagi generasi muda untuk ikut serta memahami dan menjaga negaranya sendiri melalui kesadaran pajak. Ini ditujukan untuk mewujudkan cita-cita kita, generasi emas Indonesia yang cerdas dan sadar pajak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gali Potensi Pajak di Sektor Kratom hingga Layanan Unggulan Ngobras

“Generasi muda akan menghadapi banyak tantangan, tidak hanya pandemi yang saat ini telah banyak memengaruhi banyak aspek kehidupan. Ke depan, generasi muda juga akan menghadapi tantangan globalisasi, teknologi digital, dan bahkan ancaman perubahan iklim. Oleh karena itu generasi muda harus memahami banyak hal termasuk tentang mengurus negara dengan meningkatkan kesadaran pajak generasi muda,” kata Sri Mulyani.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/