alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Danamon dan Manulife Perkuat Kerja Sama

Pontianak jadi Salah Satu Pasar Kuat

JAKARTA – PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk (Bank Danamon) dan PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) memperkuat kerja sama bancassurance hingga tahun 2036. Langkah ini ditempuh untuk memenuhi kebutuhan keuangan individu, keluarga, dan pelaku usaha yang bertumbuh semakin baik.

Presiden Direktur Bank Danamon, Yasushi Itagaki, mengatakan, kedua pihak akan memperkuat dan menyediakan solusi keuangan yang diciptakan secara khusus dan beragam bagi para nasabahnya, termasuk dana pensiun, perlindungan kesehatan, dan asuransi syariah. Berbagai solusi tersebut didistribusikan mereka lewat kantor cabang Danamon di seluruh Indonesia, layanan digital Danamon, dan anak usaha Danamon yaitu PT. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance).

“Danamon dan Manulife memiliki keunggulan yang saling melengkapi dan fokus yang sama dalam menyediakan solusi perbankan, asuransi, dan wealth management yang berorientasi kepada nasabah. Kami bangga dapat memperpanjang kemitraan dengan Manulife untuk membantu nasabah kami bertumbuh seiring dengan semakin berkembangnya kebutuhan jasa keuangan mereka dan terus berkontribusi bagi perekonomian Indonesia,” papar Itagaki di Jakarta, Selasa (28/4).

Dia mengatakan, Manulife merupakan mitra ideal bagi Bank Danamon, karena memiliki reputasi global yang kuat. Selain itu, selama 35 tahun beroperasi di Indonesia, Manulife, diakui dia, memiliki rekam jejak yang bagus dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia dan keluarganya.

Baca Juga :  Daya Beli Turun Sebabkan Harga Barang Anjlok

Sedangkan mereka merupakan salah satu perbankan dengan layanan komprehensif terkemuka di Indonesia, memiliki 856 cabang yang tersebar di 34 provinsi. Mereka juga didukung oleh jaringan global dan keahlian tingkat internasional dari pemegang saham pengendali, yaitu Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) Jepang, salah satu institusi keuangan terbesar di dunia.

Kerja sama Bank Danamon dan Manulife ini sudah terjalin sejak 2011dengan memberikan solusi keuangan bagi para nasabah. Lewat kerja sama ini, pada 2018 Bank Danamon membukukan pendapatan biaya dari bancassurance sebesar Rp384 miliar atau naik 12 persen dari tahun 2017. Pada 2019, Bank Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp4,07 triliun atau tumbuh 4 persen dari tahun 2018.

Pada kuartal keempat tahun 2019, ekuitas tier-1 Bank Danamon tercatat melebihi Rp30 triliun atau di atas persyaratan untuk menjadi bank BUKU IV. Rasio kecukupan modal mereka (capital adequacy ratio/CAR) konsolidasi naik menjadi 24,2 persen pada akhir 2019 dibandingkan 22,8 persen pada 2018. Sedangkan, total aset Bank Danamon dan anak usahanya, Adira Finance per-31 Desember 2019 tercatat sebesar Rp194 triliun. Mayoritas saham Bank Danamon dimiliki oleh MUFG Bank, Ltd  yakni  94,1 persen dan sisanya 5,9 persen dimiliki oleh publik.

Sementara itu, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia, Ryan Charland mengatakan, Danamon merupakan salah satu mitra bancassurance Manulife terpenting di Asia. “Perpanjangan kemitraan ini membuktikan kesuksesan hubungan yang sudah terjadi bertahun-tahun dan komitmen kami terhadap potensi jangka panjang perekonomian Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Harga CPO Tahun 2020 Lebih Tinggi

Charland menjelaskan, hingga Februari 2020, para nasabah bisa mendapatkan pelayanan Manulife melalui lebih dari 400 kantor cabang Danamon yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, kekuatan pasar solusi keuangan bancassurance Danamon dan Manulife terlihat di berbagai kota seperti Medan, Palembang, Padang, Jambi, Makassar, Samarinda, Pontianak, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Kediri.

Ia menambahkan, di tengah masa sulit saat ini, Danamon dan Manulife tetap berkomitmen penuh untuk melindungi para nasabahnya dari berbagai risiko. Karena itu, selama pandemi Covid-19, nasabah tetap bisa mendapatkan layanan untuk memiliki perlindungan non unit linked dengan tetap berada di rumah. “Agen akan menghubungi calon nasabah dan mengirimkan dokumen yang dibutuhkan,” tuturnya.

Selama kemitraan dengan Danamon ini berlangsung, klaim terbesar yang dibayarkan Manulife tercatat sebesar Rp4,6 miliar berupa manfaat meninggal dunia. Sementara itu, keseluruhan klaim khusus terkait Covid-19 yang dibayarkan Manulife hingga 13 April 2020 tercatat sebesar Rp1.635.997.700. Sedangkan, rata-rata jumlah klaim pertahun sekitar hampir Rp6 triliun. “Saat ini kami masih melakukan proses audit untuk data sepanjang 2019 termasuk Q1 2020,” tuturnya. (ote)

Pontianak jadi Salah Satu Pasar Kuat

JAKARTA – PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk (Bank Danamon) dan PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) memperkuat kerja sama bancassurance hingga tahun 2036. Langkah ini ditempuh untuk memenuhi kebutuhan keuangan individu, keluarga, dan pelaku usaha yang bertumbuh semakin baik.

Presiden Direktur Bank Danamon, Yasushi Itagaki, mengatakan, kedua pihak akan memperkuat dan menyediakan solusi keuangan yang diciptakan secara khusus dan beragam bagi para nasabahnya, termasuk dana pensiun, perlindungan kesehatan, dan asuransi syariah. Berbagai solusi tersebut didistribusikan mereka lewat kantor cabang Danamon di seluruh Indonesia, layanan digital Danamon, dan anak usaha Danamon yaitu PT. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance).

“Danamon dan Manulife memiliki keunggulan yang saling melengkapi dan fokus yang sama dalam menyediakan solusi perbankan, asuransi, dan wealth management yang berorientasi kepada nasabah. Kami bangga dapat memperpanjang kemitraan dengan Manulife untuk membantu nasabah kami bertumbuh seiring dengan semakin berkembangnya kebutuhan jasa keuangan mereka dan terus berkontribusi bagi perekonomian Indonesia,” papar Itagaki di Jakarta, Selasa (28/4).

Dia mengatakan, Manulife merupakan mitra ideal bagi Bank Danamon, karena memiliki reputasi global yang kuat. Selain itu, selama 35 tahun beroperasi di Indonesia, Manulife, diakui dia, memiliki rekam jejak yang bagus dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia dan keluarganya.

Baca Juga :  Komitmen dalam Penyaluran CSR, BRI Raih 3 Penghargaan Top CSR Awards 2022

Sedangkan mereka merupakan salah satu perbankan dengan layanan komprehensif terkemuka di Indonesia, memiliki 856 cabang yang tersebar di 34 provinsi. Mereka juga didukung oleh jaringan global dan keahlian tingkat internasional dari pemegang saham pengendali, yaitu Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) Jepang, salah satu institusi keuangan terbesar di dunia.

Kerja sama Bank Danamon dan Manulife ini sudah terjalin sejak 2011dengan memberikan solusi keuangan bagi para nasabah. Lewat kerja sama ini, pada 2018 Bank Danamon membukukan pendapatan biaya dari bancassurance sebesar Rp384 miliar atau naik 12 persen dari tahun 2017. Pada 2019, Bank Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp4,07 triliun atau tumbuh 4 persen dari tahun 2018.

Pada kuartal keempat tahun 2019, ekuitas tier-1 Bank Danamon tercatat melebihi Rp30 triliun atau di atas persyaratan untuk menjadi bank BUKU IV. Rasio kecukupan modal mereka (capital adequacy ratio/CAR) konsolidasi naik menjadi 24,2 persen pada akhir 2019 dibandingkan 22,8 persen pada 2018. Sedangkan, total aset Bank Danamon dan anak usahanya, Adira Finance per-31 Desember 2019 tercatat sebesar Rp194 triliun. Mayoritas saham Bank Danamon dimiliki oleh MUFG Bank, Ltd  yakni  94,1 persen dan sisanya 5,9 persen dimiliki oleh publik.

Sementara itu, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia, Ryan Charland mengatakan, Danamon merupakan salah satu mitra bancassurance Manulife terpenting di Asia. “Perpanjangan kemitraan ini membuktikan kesuksesan hubungan yang sudah terjadi bertahun-tahun dan komitmen kami terhadap potensi jangka panjang perekonomian Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Upaya OJK dan Pemerintah Daerah Mendorong Perluasan Akses Keuangan

Charland menjelaskan, hingga Februari 2020, para nasabah bisa mendapatkan pelayanan Manulife melalui lebih dari 400 kantor cabang Danamon yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, kekuatan pasar solusi keuangan bancassurance Danamon dan Manulife terlihat di berbagai kota seperti Medan, Palembang, Padang, Jambi, Makassar, Samarinda, Pontianak, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Kediri.

Ia menambahkan, di tengah masa sulit saat ini, Danamon dan Manulife tetap berkomitmen penuh untuk melindungi para nasabahnya dari berbagai risiko. Karena itu, selama pandemi Covid-19, nasabah tetap bisa mendapatkan layanan untuk memiliki perlindungan non unit linked dengan tetap berada di rumah. “Agen akan menghubungi calon nasabah dan mengirimkan dokumen yang dibutuhkan,” tuturnya.

Selama kemitraan dengan Danamon ini berlangsung, klaim terbesar yang dibayarkan Manulife tercatat sebesar Rp4,6 miliar berupa manfaat meninggal dunia. Sementara itu, keseluruhan klaim khusus terkait Covid-19 yang dibayarkan Manulife hingga 13 April 2020 tercatat sebesar Rp1.635.997.700. Sedangkan, rata-rata jumlah klaim pertahun sekitar hampir Rp6 triliun. “Saat ini kami masih melakukan proses audit untuk data sepanjang 2019 termasuk Q1 2020,” tuturnya. (ote)

Most Read

Artikel Terbaru

/