alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Permintaan Hewan Kurban Mulai Berdatangan

PONTIANAK – Jelang Hari Raya Iduladha yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021, permintaan akan hewan kurban mulai meningkat Para pelaku usaha telah mempersiapkan sejak-sejak jauh-jauh hari agar stok hewan kurban mampu memenuhi kebutuhan. Sebagian besar hewan kurban di datangkan dari Jawa.

“Sekitar 70 persen pedagang sudah menampung hewan ternak untuk kurban. Sebagian besar hewan dikirim dari Jawa, terutama Madura,” ungkap Duta Setiawan, pedagang hewan ternak di Kota Pontianak.

Meski banyak didatangkan dari Pulau Jawa, namun menurutnya para pemasok hewan ternak untuk kebutuhan kurban juga memanfaatkan stok lokal. Perkiraannya, 30 persen kebutuhan hewan kurban di provinsi ini dapat dipasok oleh peternak lokal.

“Sekitar 30 persen pasokan lokal, baik itu kambing maupun sapi. Para peternak Kalbar ini biasanya ada di kubu Raya, Kayong Utara, Sambas, Singkawang, hingga  Bengkayang,” katanya.

Baca Juga :  PLN Sambut Positif Kerja Sama Dukung Ekosistem Kendaraaan Listrik

Momen Iduladha diakuinya memang menjadi keberkahan bagi para peternak sapi dan kambing di Kalimantan Barat. Ia yang saat ini mengelola usaha MMA Farm itu menargetkan penjualan 200 ekor kambing dan 50 ekor sapi. Meski begitu, kondisi penjualan hewan kurban pada tahun ini masih merasakan dampak pandemi covid-19. Penjualan hewan kurban menurutnya belum kembali ke kondisi normal sebelum adanya pandemi tersebut.

“Mungkin masih akan mengalami penurunan 10-15 persen dibandingkan dengan sebelumnya. ini tidak lepas dari kondisi ekonomi dan dan dampak pandemi yang masih dirasakan,” ucapnya.

Untuk harga, menurutnya tidak terlalu jauh dengan harga-harga hewan kurban pada tahun lalu. Untuk harga kambing, berada pada kisaran Rp2,3 – 6 juta per ekor, sapi Rp7-7 juta per ekor, dan domba Rp2,4-7 juta per ekor. Harga akan sangat tergantung dengan bobot badan hewan ternak.

Baca Juga :  Umrah Bersama PT Al Mahdar

“Khusus untuk sapi, di Kalbar ada sapi Bali, Madura, hingga limousin. Ada juga sapi yang bobotnya satu ton, dan ini yang biasa dipesan oleh para pejabat,” katanya.

Pelaku usaha ternak lainnya, Ibrahim, mengakui siap melayani pemesanan hewan kurban untuk kebutuhan Iduladha mendatang. Persiapan peternak menurutnya sudah dilakukan sejak tahun lalu.

“Kami bekerja sama dengan petani di sekitar, kami titipkan hewan-hewan unggul kepada petani, nanti kalau sudah waktunya, akan kita jual. Kita juga bantu pemasaran petani,” ungkap Ibrahim, pengelola usaha Juragan kurban.

Pihaknya menyediakan stok hewan ternak dengan bobot yang beragam. Untuk kambing mulai dari Rp2-6 juta, sementara untuk sapi mulai dari 14-85 juta. “Banyak pilihan yang kami sediakan. Ketika konsumen dapat ke kandang kami, jarang tidak mendapatkan hasil,” ucapnya. (sti)

PONTIANAK – Jelang Hari Raya Iduladha yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021, permintaan akan hewan kurban mulai meningkat Para pelaku usaha telah mempersiapkan sejak-sejak jauh-jauh hari agar stok hewan kurban mampu memenuhi kebutuhan. Sebagian besar hewan kurban di datangkan dari Jawa.

“Sekitar 70 persen pedagang sudah menampung hewan ternak untuk kurban. Sebagian besar hewan dikirim dari Jawa, terutama Madura,” ungkap Duta Setiawan, pedagang hewan ternak di Kota Pontianak.

Meski banyak didatangkan dari Pulau Jawa, namun menurutnya para pemasok hewan ternak untuk kebutuhan kurban juga memanfaatkan stok lokal. Perkiraannya, 30 persen kebutuhan hewan kurban di provinsi ini dapat dipasok oleh peternak lokal.

“Sekitar 30 persen pasokan lokal, baik itu kambing maupun sapi. Para peternak Kalbar ini biasanya ada di kubu Raya, Kayong Utara, Sambas, Singkawang, hingga  Bengkayang,” katanya.

Baca Juga :  Harga Hewan Kurban Melonjak

Momen Iduladha diakuinya memang menjadi keberkahan bagi para peternak sapi dan kambing di Kalimantan Barat. Ia yang saat ini mengelola usaha MMA Farm itu menargetkan penjualan 200 ekor kambing dan 50 ekor sapi. Meski begitu, kondisi penjualan hewan kurban pada tahun ini masih merasakan dampak pandemi covid-19. Penjualan hewan kurban menurutnya belum kembali ke kondisi normal sebelum adanya pandemi tersebut.

“Mungkin masih akan mengalami penurunan 10-15 persen dibandingkan dengan sebelumnya. ini tidak lepas dari kondisi ekonomi dan dan dampak pandemi yang masih dirasakan,” ucapnya.

Untuk harga, menurutnya tidak terlalu jauh dengan harga-harga hewan kurban pada tahun lalu. Untuk harga kambing, berada pada kisaran Rp2,3 – 6 juta per ekor, sapi Rp7-7 juta per ekor, dan domba Rp2,4-7 juta per ekor. Harga akan sangat tergantung dengan bobot badan hewan ternak.

Baca Juga :  Sediakan Layanan Berkurban Secara Daring

“Khusus untuk sapi, di Kalbar ada sapi Bali, Madura, hingga limousin. Ada juga sapi yang bobotnya satu ton, dan ini yang biasa dipesan oleh para pejabat,” katanya.

Pelaku usaha ternak lainnya, Ibrahim, mengakui siap melayani pemesanan hewan kurban untuk kebutuhan Iduladha mendatang. Persiapan peternak menurutnya sudah dilakukan sejak tahun lalu.

“Kami bekerja sama dengan petani di sekitar, kami titipkan hewan-hewan unggul kepada petani, nanti kalau sudah waktunya, akan kita jual. Kita juga bantu pemasaran petani,” ungkap Ibrahim, pengelola usaha Juragan kurban.

Pihaknya menyediakan stok hewan ternak dengan bobot yang beragam. Untuk kambing mulai dari Rp2-6 juta, sementara untuk sapi mulai dari 14-85 juta. “Banyak pilihan yang kami sediakan. Ketika konsumen dapat ke kandang kami, jarang tidak mendapatkan hasil,” ucapnya. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/