alexametrics
26.7 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

OJK Kalbar Dorong Percepatan Kekebalan Komunal

PONTIANAK – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi bersama Bank Indonesia dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menggelar vaksinasi yang ditujukan kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar di Auditorium Universitas Tanjungpura itu guna mempercepat kekebalan komunal (herd Immunity).

“Target sebanyak 600 peserta tervaksinasi yang akan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut yakni pada tanggal 29 dan 30 Juli 2021,” ungkap Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin, saat pembukaan kegiatan, Kamis (29/7).

Kegiatan ini menurutnya digelar sebagai upaya mendukung percepatan proses vaksinasi bagi masyarakat di tengah tingginya laju penyebaran virus covid-19 akhir-akhir ini. Percepatan vaksinasi ini diharapkan dapat menciptakan kekebalan komunal yang nantinya dapat mendukung mobilitas masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga upaya percepatan pemulihan ekonomi dapat menjadi lebih optimal.

Baca Juga :  Tidak Semua Dapat Keringanan Kredit

“Kegiatan Vaksinasi ini merupakan kegiatan vaksinasi kedua kalinya yang diselenggarakan di Kota Pontianak, dimana sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan vaksinasi pada tanggal 12-24 Juli 2021 di Aula Dinkes Provinsi Kalimantan Barat dengan peserta tervaksin sebanyak 3.708 peserta,” katanya.

Selain melaksanakan program vaksinasi dalam rangka meningkatkan herd immunity, guna memberikan service excellent kepada masyarakat di tengah pandemic Covid-19 ini, Maulana Yasin juga menghimbau Industri Jasa Keuangan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan layanan keuangan yang berbasis digital.

Dirinya juga mengingatkan Industri Jasa Keuangan, agar dalam pelayanan jasa keuangan kepada masyarakat, tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sehingga dapat menekan laju penambahan kasus Covid-19.

Ketua FKIJK, Samsir Ismail, mendukung penuh pelaksanaan percepatan vaksinasi bagi insan IJK dan masyarakat di Kalbar. Direktur Utama Bank Kalbar ini mengatakan, program vaksinasi ini diharapkan dapat mempercepat terciptanya kekebalan komunal yang nantinya dapat mendukung mobilitas masyarakat, sehingga aktivitas dapat berjalan normal kembali.

Baca Juga :  Kompetisi Vlog OJK Dorong Inklusi Keuangan Pelajar

“Kita lihat negara seperti di Amerika Serikat, aktivitasnya sudah semakin tumbuh tinggi, karena angka vaksinasinya besar. Diharapkan Indonesia juga bisa seperti itu,” katanya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar, Agus Chusaini, berharap ke depan dapat kembali menggelar vaksinasi kepada masyarakat. Dirinya juga berpesan kepada masyarakat yang telah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah mendapatkan suntikan vaksin. Dalam pelayanan di IJK, dirinya juga berharap dapat dioptimalkan menggunakan layanan digital.

“Saya rasa digitalisasi akan terus berkembang. Kalau kita lihat trennya transaksi digital seperti SKNBI, RTGS, kartu kredit, sebenarnya mengalami kenaikan,” katanya. (sti)

PONTIANAK – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi bersama Bank Indonesia dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menggelar vaksinasi yang ditujukan kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar di Auditorium Universitas Tanjungpura itu guna mempercepat kekebalan komunal (herd Immunity).

“Target sebanyak 600 peserta tervaksinasi yang akan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut yakni pada tanggal 29 dan 30 Juli 2021,” ungkap Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin, saat pembukaan kegiatan, Kamis (29/7).

Kegiatan ini menurutnya digelar sebagai upaya mendukung percepatan proses vaksinasi bagi masyarakat di tengah tingginya laju penyebaran virus covid-19 akhir-akhir ini. Percepatan vaksinasi ini diharapkan dapat menciptakan kekebalan komunal yang nantinya dapat mendukung mobilitas masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga upaya percepatan pemulihan ekonomi dapat menjadi lebih optimal.

Baca Juga :  Sepanjang Oktober SWI Tutup 116 Entitas Pinjol Ilegal

“Kegiatan Vaksinasi ini merupakan kegiatan vaksinasi kedua kalinya yang diselenggarakan di Kota Pontianak, dimana sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan vaksinasi pada tanggal 12-24 Juli 2021 di Aula Dinkes Provinsi Kalimantan Barat dengan peserta tervaksin sebanyak 3.708 peserta,” katanya.

Selain melaksanakan program vaksinasi dalam rangka meningkatkan herd immunity, guna memberikan service excellent kepada masyarakat di tengah pandemic Covid-19 ini, Maulana Yasin juga menghimbau Industri Jasa Keuangan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan layanan keuangan yang berbasis digital.

Dirinya juga mengingatkan Industri Jasa Keuangan, agar dalam pelayanan jasa keuangan kepada masyarakat, tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sehingga dapat menekan laju penambahan kasus Covid-19.

Ketua FKIJK, Samsir Ismail, mendukung penuh pelaksanaan percepatan vaksinasi bagi insan IJK dan masyarakat di Kalbar. Direktur Utama Bank Kalbar ini mengatakan, program vaksinasi ini diharapkan dapat mempercepat terciptanya kekebalan komunal yang nantinya dapat mendukung mobilitas masyarakat, sehingga aktivitas dapat berjalan normal kembali.

Baca Juga :  Tidak Semua Dapat Keringanan Kredit

“Kita lihat negara seperti di Amerika Serikat, aktivitasnya sudah semakin tumbuh tinggi, karena angka vaksinasinya besar. Diharapkan Indonesia juga bisa seperti itu,” katanya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar, Agus Chusaini, berharap ke depan dapat kembali menggelar vaksinasi kepada masyarakat. Dirinya juga berpesan kepada masyarakat yang telah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah mendapatkan suntikan vaksin. Dalam pelayanan di IJK, dirinya juga berharap dapat dioptimalkan menggunakan layanan digital.

“Saya rasa digitalisasi akan terus berkembang. Kalau kita lihat trennya transaksi digital seperti SKNBI, RTGS, kartu kredit, sebenarnya mengalami kenaikan,” katanya. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/