alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Bandara Internasional Supadio Kucurkan Bantuan Rp694 Juta bagi Pelaku Usaha Lokal  

SUNGAI  RAYA – PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Rabu (30/9) melalui program kemitraannya kembali menyalurkan bantuan pinjaman bergulir tahap II tahun 2020 bagi 20 pelaku usaha lokal yang tergabung menjadi mitra binaannya.

Lantaran disiplin menerapkan protokol kesehatan, penyerahan bantuan program kemitraan pada tahap II tahun 2020 ini dilakukan secara bertahap. Pada Rabu (30/9) pihak bandara hanya mengundang lima pelaku usaha lokal untuk secara simbolis diberikan bantuan dana kemitraan Selebihnya, sebanyak 15 pelaku usaha lain yang menjadi mitra binaannya juga akan diberikan bantuan serupa pada hari selanjutnya.

“Hari ini kami menyalurkan bantuan pinjaman bergulir tahap II tahun 2020 sebesar Rp694 juta bagi pelaku usaha lokal yang merupakan mitra binaan kami. Tentunya kami harap dengan bantuan pinjaman bergulir ini bisa mendorong peningkatan kemajuan usaha yang digeluti para mitra binaan Bandara Supadio ini,” kata Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Eri Braliantoro, Rabu (30/9) usai secara simbolis menyerahkan bantuan dana program  kemitraan bagi pelaku usaha lokal di Kantor Bandara Internasional Supadio.

Eri mengaku bersyukur, lantaran di tengah Pandemi Covid-19 PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio masih mampu menyisihkan anggaran untuk meyalurkan bantuan pinjaman bergulir bagi para mitra binaannya. “Saya berharap  bantuan pinjaman  dana bergulir ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha yang dijalankan,” ucapnya.

Baca Juga :  Fitur Makin Lengkap, Sekarang Bisa Beli Token Rp 5.000 di PLN Mobile

Kendati memprioritaskan para pelaku usaha lokal yang berada disekitar bandara, namun kata Eri pada dasarnya program kemitraan berupa bantuan pembiyaan beruglir dengan bunga hanya 3 persen tersebut juga terbuka bagi pelaku usaha lokal lainnya di Kalimantan Barat.

“Memang kami memprioritaskan pelaku usaha lokal disekitar bandara untuk menjadi mitra binaan dan mendapatkan bantuan pembiayaan ini, namun jika ada pelaku usaha lokal lainnya yang ingin berupaya menjadi mitra binaan bisa saja mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan pembiayaan, nanti aka nada tim kami yang turun untuk melakukan verifikasi dan survey di lapangan, jika memang memenuhi syarat dan kriteria yang ditentukan tidak menutup kemungkinkan juga bisa menjadi bagi dari mitra binaan kami,” paparnya.

Mengingat hingga saat ini pandemi.Covid-19 belum berakhir membuat Eri pun berpesan kepada para pelaku usaha lokal termasuk masyarakat sekitar untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Selalu biasakan menjalankan protokol kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga imunitas tubuh. Tentunya kita harapkan dengan adanya kesadaran semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan secara tak langsung juga berkonstribusi dalam memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga :  Turis Pingsan di Supadio, Petugas Gabungan Evakuasi ke RS

Salah satu pelaku usaha yang mendapat bantuan dana kemitraan  Bandara supadio, Lilis Suryaningsih  mengaku sangat terbantu dengan adanya program kemitraan yang digulirkan Bandara Supadio. “Melalui bantuan dana bergulir dengan suku bunga yang rendah ini tentunya sangat memudahkan saya dalam mengembangkan usaha jual beli kambing yang sudah saya geluti sejak 8 tahun lalu,” ungkapnya.

Lilis pun berharap ke depan akan lebih banyak pelaku usaha lokal yang mendapatkan bantuan dana bergulir dari pihak bandara Supadio dalam pengembangan usaha yanh digeluti.

“Saya yakin di luar sana, masih banyak pelaku usaha lokal yang ingin mengembangkan usaha namun masih terkendala pembiayaan. Dengan menjadi mitra bandara ini otomatis dia akan merasa terbantu dalam mengembangkan usahanya,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan pelaku usaha tanaman hias di kawasan Jalan Adisucipto, Veny mengaku juga merasa sangat terbantu dengan pembiayaan dana bergulir dari pihak Bandara Supadio.

“Saya pribadi sudah kesekian kalinya mendapat bantuan pinjaman pembiyaan dari Bandara Suapdio ini, karena bungannya sangat rendah, membuat saya sangat terbantu untuk mengembangkan usaha tanaman hias saya. Dan Alhamdulillah secara bertahap usaha tanaman hias yang saya jalankan mulai kian berkembang,” pungkasnya. (ash)

SUNGAI  RAYA – PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Rabu (30/9) melalui program kemitraannya kembali menyalurkan bantuan pinjaman bergulir tahap II tahun 2020 bagi 20 pelaku usaha lokal yang tergabung menjadi mitra binaannya.

Lantaran disiplin menerapkan protokol kesehatan, penyerahan bantuan program kemitraan pada tahap II tahun 2020 ini dilakukan secara bertahap. Pada Rabu (30/9) pihak bandara hanya mengundang lima pelaku usaha lokal untuk secara simbolis diberikan bantuan dana kemitraan Selebihnya, sebanyak 15 pelaku usaha lain yang menjadi mitra binaannya juga akan diberikan bantuan serupa pada hari selanjutnya.

“Hari ini kami menyalurkan bantuan pinjaman bergulir tahap II tahun 2020 sebesar Rp694 juta bagi pelaku usaha lokal yang merupakan mitra binaan kami. Tentunya kami harap dengan bantuan pinjaman bergulir ini bisa mendorong peningkatan kemajuan usaha yang digeluti para mitra binaan Bandara Supadio ini,” kata Executive General Manager Bandara Internasional Supadio, Eri Braliantoro, Rabu (30/9) usai secara simbolis menyerahkan bantuan dana program  kemitraan bagi pelaku usaha lokal di Kantor Bandara Internasional Supadio.

Eri mengaku bersyukur, lantaran di tengah Pandemi Covid-19 PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio masih mampu menyisihkan anggaran untuk meyalurkan bantuan pinjaman bergulir bagi para mitra binaannya. “Saya berharap  bantuan pinjaman  dana bergulir ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha yang dijalankan,” ucapnya.

Baca Juga :  Amankan Lalin dan Bantu Bersihkan Longsor

Kendati memprioritaskan para pelaku usaha lokal yang berada disekitar bandara, namun kata Eri pada dasarnya program kemitraan berupa bantuan pembiyaan beruglir dengan bunga hanya 3 persen tersebut juga terbuka bagi pelaku usaha lokal lainnya di Kalimantan Barat.

“Memang kami memprioritaskan pelaku usaha lokal disekitar bandara untuk menjadi mitra binaan dan mendapatkan bantuan pembiayaan ini, namun jika ada pelaku usaha lokal lainnya yang ingin berupaya menjadi mitra binaan bisa saja mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan pembiayaan, nanti aka nada tim kami yang turun untuk melakukan verifikasi dan survey di lapangan, jika memang memenuhi syarat dan kriteria yang ditentukan tidak menutup kemungkinkan juga bisa menjadi bagi dari mitra binaan kami,” paparnya.

Mengingat hingga saat ini pandemi.Covid-19 belum berakhir membuat Eri pun berpesan kepada para pelaku usaha lokal termasuk masyarakat sekitar untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Selalu biasakan menjalankan protokol kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga imunitas tubuh. Tentunya kita harapkan dengan adanya kesadaran semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan secara tak langsung juga berkonstribusi dalam memutus mata rantai dan mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga :  Prostitusi Online Kian Marak, Kejahatan Seksual Hantui Anak

Salah satu pelaku usaha yang mendapat bantuan dana kemitraan  Bandara supadio, Lilis Suryaningsih  mengaku sangat terbantu dengan adanya program kemitraan yang digulirkan Bandara Supadio. “Melalui bantuan dana bergulir dengan suku bunga yang rendah ini tentunya sangat memudahkan saya dalam mengembangkan usaha jual beli kambing yang sudah saya geluti sejak 8 tahun lalu,” ungkapnya.

Lilis pun berharap ke depan akan lebih banyak pelaku usaha lokal yang mendapatkan bantuan dana bergulir dari pihak bandara Supadio dalam pengembangan usaha yanh digeluti.

“Saya yakin di luar sana, masih banyak pelaku usaha lokal yang ingin mengembangkan usaha namun masih terkendala pembiayaan. Dengan menjadi mitra bandara ini otomatis dia akan merasa terbantu dalam mengembangkan usahanya,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan pelaku usaha tanaman hias di kawasan Jalan Adisucipto, Veny mengaku juga merasa sangat terbantu dengan pembiayaan dana bergulir dari pihak Bandara Supadio.

“Saya pribadi sudah kesekian kalinya mendapat bantuan pinjaman pembiyaan dari Bandara Suapdio ini, karena bungannya sangat rendah, membuat saya sangat terbantu untuk mengembangkan usaha tanaman hias saya. Dan Alhamdulillah secara bertahap usaha tanaman hias yang saya jalankan mulai kian berkembang,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/