alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Pemkot Implementasikan Kartu ASN

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bekerjasama dengan Bank Kalbar mulai memberlakukan Kartu Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain sebagai identitas diri ASN, kartu ini juga akan dipergunakan untuk transaksi perbankan, semisal transfer gaji pegawai, atau penarikan tunai melalui ATM.

“Kartu ASN bisa untuk mengambil uang tunai, transaksi pembayaran maupun transfer di mesin ATM,” ungkap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai penyerahan secara simbolis Kartu ASN Chip di Hotel Santika, Rabu (29/1).

Edi mengatakan, implementasi kartu ASN tersebut, sejalan dengan upaya Pemkot untuk mendorong transaksi non tunai atau cashless. Termasuk untuk penerimaan gaji, tunjangan dan honor, juga diberlakukan secara non tunai, sehingga kartu ASN tersebut bisa digunakan untuk transaksi keuangan pada umumnya.

Baca Juga :  Astra Motor Kalbar Serahkan Kurban

Saat ini, dikatakan dia, seluruh ASN di jajaran Pemkot Pontianak mulai menggunakan kartu ASN tersebut. Dia berharap agar pemberlakuan Kartu ASN itu akan semakin mempermudah transaksi keuangan ASN di lingkungan Pemkot Pontianak, sekaligus membiasakan diri bertransaksi secara non tunai. “Kartu ASN ini akan mempermudah dengan berbagai fungsinya,” terangnya.

Direktur Utama Bank Kalbar, Samsir Ismail menjelaskan, Kartu ASN ini sebagai pengganti Kartu Pegawai Elektronik (KPE) yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal itu lantaran penerbitan KPE tidak dianggarkan lagi oleh pemerintah pusat sehingga diserahkan kepada masing-masing daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk menerbitkan Kartu ASN. “Salah satunya Kota Pontianak yang sudah mulai kita berlakukan Kartu ASN,” ucap dia.

Baca Juga :  Ibis Luncurkan Meals Donation untuk Nakes

Hingga tahun 2021 mendatang, pihaknya menargetkan seluruh ASN di Kalbar sudah memiliki Kartu ASN berchip. Sebelumnya, KPE yang dimiliki ASN masih menggunakan magnetic. “Oleh karena itu sekarang minimal 70 persen sudah menggunakan Kartu ASN dengan chip di tahun 2020,” tutur dia.

Samsir menambahkan, Sseluruh PNS akan mengantongi kartu ASN untuk menerima atau transaksi gaji. Kartu ASN sebagai pengganti KPE yang juga berfungsi sebagai kartu ATM. “Sedangkan untuk tunjangan dan perjalanan dinas, ada namanya Kartu Karakteristik,” pungkas dia. (sti)

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bekerjasama dengan Bank Kalbar mulai memberlakukan Kartu Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain sebagai identitas diri ASN, kartu ini juga akan dipergunakan untuk transaksi perbankan, semisal transfer gaji pegawai, atau penarikan tunai melalui ATM.

“Kartu ASN bisa untuk mengambil uang tunai, transaksi pembayaran maupun transfer di mesin ATM,” ungkap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai penyerahan secara simbolis Kartu ASN Chip di Hotel Santika, Rabu (29/1).

Edi mengatakan, implementasi kartu ASN tersebut, sejalan dengan upaya Pemkot untuk mendorong transaksi non tunai atau cashless. Termasuk untuk penerimaan gaji, tunjangan dan honor, juga diberlakukan secara non tunai, sehingga kartu ASN tersebut bisa digunakan untuk transaksi keuangan pada umumnya.

Baca Juga :  ASTON Pontianak Bersama AMSIH Serahkan Bantuan Bencana Banjir Kalbar

Saat ini, dikatakan dia, seluruh ASN di jajaran Pemkot Pontianak mulai menggunakan kartu ASN tersebut. Dia berharap agar pemberlakuan Kartu ASN itu akan semakin mempermudah transaksi keuangan ASN di lingkungan Pemkot Pontianak, sekaligus membiasakan diri bertransaksi secara non tunai. “Kartu ASN ini akan mempermudah dengan berbagai fungsinya,” terangnya.

Direktur Utama Bank Kalbar, Samsir Ismail menjelaskan, Kartu ASN ini sebagai pengganti Kartu Pegawai Elektronik (KPE) yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal itu lantaran penerbitan KPE tidak dianggarkan lagi oleh pemerintah pusat sehingga diserahkan kepada masing-masing daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk menerbitkan Kartu ASN. “Salah satunya Kota Pontianak yang sudah mulai kita berlakukan Kartu ASN,” ucap dia.

Baca Juga :  Pemkot SiapkanĀ  5.500 Paket Pasar Murah

Hingga tahun 2021 mendatang, pihaknya menargetkan seluruh ASN di Kalbar sudah memiliki Kartu ASN berchip. Sebelumnya, KPE yang dimiliki ASN masih menggunakan magnetic. “Oleh karena itu sekarang minimal 70 persen sudah menggunakan Kartu ASN dengan chip di tahun 2020,” tutur dia.

Samsir menambahkan, Sseluruh PNS akan mengantongi kartu ASN untuk menerima atau transaksi gaji. Kartu ASN sebagai pengganti KPE yang juga berfungsi sebagai kartu ATM. “Sedangkan untuk tunjangan dan perjalanan dinas, ada namanya Kartu Karakteristik,” pungkas dia. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/