Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Belum Ada Penutupan Pabrik Karet di Kalbar

Salman Busrah • Kamis, 9 April 2020 | 11:39 WIB
Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Kalbar, Jusdar.
Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Kalbar, Jusdar.
PONTIANAK - Harga karet membuat beberapa pabrik karet di sejumlah daerah di Indonesia setop beroperasi. Namun Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Kalbar, Jusdar mengatakan bahwa di provinsi ini belum ada penutupan pabrik sebagai dampak dari wabah Covid-19.

"Sejauh ini pabrik karet kita dari anggota Gapki Kalbar tidak ada yang tutup pabrik karet. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya, Kamis (9/8).

Dia menyebutkan dampak COVID-19 sendiri jelasnya tentu ada namun tidak sampai tutup pabrik pengolahannya.

Terkait harga karet menurutnya karena saat ini permintaan turun maka juga berpengaruh dengan harga di tengah masyarakat.

"Harga karet di awal tahun di pasar internasional sekitar 1,4 dolar AS per kilogram. Namun beberapa hari ini harga karet hanya di kisaran 1,06 dolar AS per kilogram. Harga turun dampak permintaan dari luar turun dampak COVID-19," katanya.

Sementara itu, terkait isu pabrik karet ditutup, Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Heronimus Hero mengatakan bahwa isu yang ada tidak benar. Menurutnya isu tersebut sepertinya potensial dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mencari keuntungan melalui penurunan harga pembelian karet di tingkat petani.(ars) Editor : Salman Busrah
#corona