
PONTIANAK POST–Bendera Indonesia dikenal dengan sebutan Sang Merah Putih. Bendera ini berbentuk persegi panjang dengan ukuran lebar sekitar dua per tiga dari panjangnya. Pada bagian atas berwarna merah, sedangkan bagian bawah berwarna putih dengan ukuran yang sama besar.
Di balik tampilannya yang sederhana, Merah Putih memiliki makna mendalam bagi bangsa Indonesia. Warna merah melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian.
Selain itu, merah juga diartikan sebagai lambang tubuh manusia, sementara putih melambangkan jiwa manusia. Kedua warna tersebut menjadi simbol keseimbangan yang saling melengkapi dalam kehidupan bangsa Indonesia.
Jejak Merah Putih Sejak Era Kerajaan Nusantara
Dikutip dari laman digital sebuah media televisi swasta nasonal, sejarah Bendera Merah Putih ternyata sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Warna merah dan putih telah digunakan oleh sejumlah kerajaan di Nusantara sebagai simbol kebesaran dan perjuangan.
Salah satu kerajaan yang terkenal menggunakan warna merah putih adalah Kerajaan Majapahit. Selain Majapahit, Kerajaan Kediri juga memakai panji-panji merah putih pada masa kekuasaannya.
Di tanah Batak, Sisingamangaraja IX menggunakan bendera perang berwarna merah putih yang dilengkapi gambar pedang kembar putih dengan dasar merah menyala. Tradisi itu juga diteruskan oleh Sisingamangaraja XII.
Tidak hanya itu, para pejuang Aceh juga memakai umbul-umbul merah putih ketika melawan penjajahan. Bendera tersebut dihiasi gambar pedang, bulan sabit, matahari, bintang, dan tulisan ayat suci Alquran.
Digunakan dalam Perjuangan Melawan Penjajah
Baca Juga: Heboh Penemuan Granat Tangan di Kebun Sawit di Menyuke-Landak, Diduga Peninggalan Masa Penjajahan
Warna merah putih juga pernah menjadi simbol kebesaran Kerajaan Bone di Sulawesi Selatan. Bendera tersebut dikenal dengan nama Woromporang.
Dalam perjuangannya melawan Belanda, Pangeran Diponegoro juga menggunakan panji-panji merah putih sebagai lambang perlawanan.



