
PONTIANAK POST - Toren air menjadi sumber utama penyimpanan air bersih di banyak rumah. Namun, jika jarang dibersihkan, toren bisa dipenuhi lumut dan endapan kotoran yang memengaruhi kualitas air.
Kreator homeliving Shanty Widya Listyawati mengatakan dirinya selalu menjadwalkan pembersihan toren secara berkala di rumahnya. Kegiatan tersebut bahkan sudah menjadi rutinitas yang disepakati bersama suaminya.
’’Aku selalu jadwalkan membersihkan toren setiap enam bulan sekali,’’ katanya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: SDG Gelar Pelatihan Pengelolaan Hingga Beri Mesin dan Toren Air
Frekuensi tersebut juga sejalan dengan anjuran perawatan toren yang ideal. Tangki air umumnya disarankan dibersihkan setiap tiga hingga enam bulan sekali untuk mencegah pertumbuhan lumut dan penumpukan kotoran.
Pastikan Aman Saat Membersihkan Toren
Dalam proses pembersihan, Shanty mengingatkan pentingnya memastikan ukuran toren aman untuk dimasuki orang yang akan membersihkannya.
’’Suami yang masuk ke toren. Jadi harus memastikan dulu tubuhnya muat masuk,’’ jelasnya.
Ada trik sederhana yang biasa digunakan agar tubuh lebih mudah masuk ke dalam toren.
’’Dengan cara mengangkat kedua tangan lurus ke atas supaya tubuh lebih ramping dan muat masuk,’’ ujarnya.
Gerakan tersebut juga membantu ketika hendak keluar dari dalam toren setelah proses pembersihan selesai.
Gunakan Bahan Sederhana dan Mudah Dibilas
Untuk membersihkan bagian dalam toren, Shanty memilih menggunakan bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah.

