
PONTIANAK POST - Mengecat rumah sering dianggap pekerjaan sederhana yang bisa dilakukan siapa saja.
Namun, hasil akhir yang rata, tahan lama, dan tidak mudah mengelupas ternyata sangat ditentukan oleh tahapan persiapan sebelum kuas atau rol menyentuh dinding.
Kegagalan pengecatan justru kerap terjadi karena kondisi permukaan tembok yang kurang dipersiapkan dengan baik. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai proses pengecatan.
Baca Juga: Warna Cat Bisa Ubah Suasana Rumah, Ini Cara Tepat Memilihnya
Pastikan Permukaan Tembok Bersih
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan permukaan tembok dalam kondisi bersih dan siap dicat.
"Jika diperlukan lakukan pengamplasan untuk menghaluskan permukaan yang mungkin masih kasar," ujar kreator konten @disabilitas_punya_cara, Muhammad Arifin, yang kerap membagikan tips renovasi rumah, dikutip dari Jawapos.
Menurut Arifin, permukaan yang bersih dan halus akan membantu cat menempel lebih baik serta menghasilkan tampilan yang lebih rapi.
Pentingnya Lapisan Sealer Sebelum Mengecat
Sebelum mengaplikasikan cat tembok, Arifin mengingatkan agar dinding terlebih dahulu dilapisi sealer. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung dari bagian dalam tembok.
Dengan adanya sealer, cat tembok tidak mudah belang, berjamur, maupun mudah terkupas. Tahapan ini sering diabaikan, padahal memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hasil pengecatan.
Pelamir Tidak Perlu Digunakan di Seluruh Permukaan
Arifin juga menyarankan agar pelamir tidak digunakan secara menyeluruh pada permukaan acian, termasuk pada area interior.
Menurutnya, pelamir umumnya kurang tahan terhadap kelembapan dan berpotensi mempercepat pengelupasan cat apabila diaplikasikan pada seluruh bidang dinding.



