Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Mengapa Warga Bisa Terjebak Main Hakim Sendiri Saat Menghadapi Kejahatan

C
Penulis: Chairunnisya❯
Ilustrasi warga menangkap pelaku kejahatan. (AI)
Ilustrasi warga menangkap pelaku kejahatan. (AI)

Advertisement

PONTIANAK POST - Ketika sebuah kasus kejahatan terjadi di lingkungan masyarakat, reaksi warga sering kali muncul secara spontan.

Dorongan untuk melindungi lingkungan dan menghentikan pelaku dapat berubah menjadi tindakan berlebihan ketika emosi mengalahkan pertimbangan rasional.

Fenomena main hakim sendiri tidak hanya berkaitan dengan tindakan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Dilansir dari Jawapos, Dosen Sosiologi FISIP Universitas Airlangga Rafi Aufa Mawardi SSosio MSosio menilai, salah satu faktor yang mendorong munculnya aksi tersebut adalah ketika masyarakat merasa mekanisme kontrol sosial formal tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Ketika Kepercayaan terhadap Institusi Hukum Menurun

Advertisement

Menurut Rafi, masyarakat dapat membangun persepsi bahwa mereka perlu mengambil tindakan sendiri ketika laporan atau pengaduan yang disampaikan sebelumnya dianggap tidak mendapatkan respons yang memadai.

"Ketika masyarakat sudah berulang kali melapor, tetapi respons aparat dinilai lambat, muncul rasa jera secara kolektif. Warga kemudian membangun mekanisme kontrol sosial sendiri dengan menggunakan instrumen kekerasan," ujarnya.

Situasi tersebut membuat sebagian warga merasa bahwa kekerasan menjadi cara untuk memberikan efek jera kepada pelaku.

Padahal, tindakan tersebut justru dapat membawa persoalan baru karena masyarakat mengambil alih peran yang seharusnya dilakukan oleh institusi hukum.

Proses penegakan hukum memiliki aturan dan tahapan yang bertujuan memastikan seseorang tidak dihukum hanya berdasarkan dugaan atau tekanan massa.

Solidaritas Kelompok Bisa Berubah Menjadi Tekanan Massa

Selain faktor kepercayaan terhadap hukum, Rafi menjelaskan bahwa hubungan sosial dalam kelompok juga dapat memengaruhi munculnya tindakan kekerasan.

Advertisement

Artikel Terkait

Terlacak Lewat CCTV, Terduga Pelaku Pencurian di Tempat Biliar Singkawang Ditangkap di Bengkayang

Terlacak Lewat CCTV, Terduga Pelaku Pencurian di Tempat Biliar Singkawang Ditangkap di Bengkayang

Polres Singkawang menangkap terduga pencuri tempat biliar yang kabur ke Bengkayang setelah terlacak melalui CCTV.

Aksi Pencurian Meteran Air di Sekip Lama Terungkap, Dua Pelaku Diamankan Polisi Singkawang

Aksi Pencurian Meteran Air di Sekip Lama Terungkap, Dua Pelaku Diamankan Polisi Singkawang

Polres Singkawang menangkap dua pelaku pencurian meteran air dan besi yang diduga dijual kiloan di Sekip Lama.

Pencurian Motor Masih Terjadi, Polsek Pontianak Timur Kembali Tangkap Terduga Pelaku

Pencurian Motor Masih Terjadi, Polsek Pontianak Timur Kembali Tangkap Terduga Pelaku

Polsek Pontianak Timur mengungkap dua kasus curanmor sepanjang Juli 2026 dan menangkap dua terduga pelaku berbeda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer