Rumah Selalu Berdebu Meski Rajin Dibersihkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

PONTIANAK POST – Debu yang cepat menumpuk di sejumlah permukaan rumah ternyata tidak hanya berkaitan dengan frekuensi membersihkan ruangan. Eksperimen selama empat minggu yang dilakukan Ilana Bean dari The Guardian menunjukkan, kondisi udara dan jenis permukaan turut memengaruhi banyaknya debu yang menempel.
Eksperimen tersebut dilakukan setelah penulis merasa sebuah rak di rumahnya sangat cepat berdebu. Untuk mengetahui cara paling efektif menguranginya, ia menguji beberapa metode pada rak gantungan yang memiliki bahan serupa, tetapi ukurannya lebih kecil sehingga lebih mudah dipantau.
Mengapa Debu Mudah Menempel?
Nisa Salim, insinyur material sekaligus associate professor di Swinburne University of Technology, menjelaskan bahwa beberapa permukaan memang lebih mudah mengumpulkan debu.
Partikel debu berukuran besar dapat mengendap akibat gravitasi. Sementara itu, partikel yang lebih halus dipengaruhi gaya Van der Waals, yakni gaya tarik-menarik molekuler yang semakin kuat ketika terdapat lebih banyak titik kontak antara partikel dan permukaan.
Permukaan yang kasar dan berpori memiliki lebih banyak titik kontak sehingga memberikan lebih banyak kesempatan bagi debu untuk menempel. Bahkan permukaan yang terlihat halus dengan mata telanjang dapat memiliki tonjolan, lembah, dan cacat kecil pada tingkat mikroskopis yang mampu menjebak partikel.
Selain itu, listrik statis juga berperan. Ketika material bergesekan, elektron dapat berpindah dan membuat permukaan bermuatan. Sebagian partikel debu juga membawa muatan sehingga tertarik ke permukaan tersebut.
Bahan seperti akrilik, PVC, poliester, dan polipropilena merupakan penghantar listrik yang buruk sehingga lebih lama menyimpan muatan listrik. Sebaliknya, logam menghantarkan listrik dengan baik sehingga muatan lebih cepat dinetralkan.
Kondisi udara juga berpengaruh. Kelembapan atau molekul air di udara membantu menghilangkan muatan listrik dari permukaan. Karena itu, kondisi yang lebih kering, termasuk ruangan berpendingin udara, dapat membuat debu lebih sulit terlepas.
Minggu Pertama: Kondisi Normal
Pada minggu pertama, penulis mematikan air purifier dan dehumidifier. Tujuannya untuk mengetahui seberapa banyak debu yang secara alami menumpuk dalam kondisi tanpa intervensi selama satu minggu.
Hasil minggu pertama kemudian digunakan sebagai pembanding untuk pengujian berikutnya.



