Virus Flu Bisa Bertahan di Permukaan, Ini Cara Membersihkan Rumah Setelah Ada yang Sakit

PONTIANAK POST – Ketika salah satu anggota keluarga terkena flu, menjaga kebersihan rumah menjadi bagian penting untuk membantu mengurangi risiko penularan kepada penghuni lainnya.
Virus flu dapat berpindah melalui percikan dari orang yang terinfeksi maupun melalui tangan dan permukaan benda yang terkontaminasi. Beberapa permukaan yang sering disentuh, seperti gagang pintu, sakelar lampu, meja, keran, dan ponsel, perlu mendapat perhatian lebih.
Membersihkan rumah setelah seseorang mengalami flu tidak berarti harus menggosok seluruh ruangan secara berlebihan. Fokus utama justru pada bagian yang paling sering disentuh dan benda yang digunakan oleh orang yang sedang sakit.
Baca Juga: 5 Cara Efektif Menurunkan Risiko Flu, Mulai dari Vaksin hingga Rajin Cuci Tangan
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.
1. Bersihkan Permukaan yang Sering Disentuh
Gagang pintu, sakelar lampu, remote televisi, meja, pegangan kulkas, keran, dan tombol toilet termasuk permukaan yang sering disentuh banyak orang.
Bersihkan bagian tersebut secara rutin menggunakan sabun dan air atau produk pembersih yang sesuai. Ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit, permukaan yang sering disentuh dapat dibersihkan dan didisinfeksi lebih sering.
Ponsel juga jangan dilupakan karena benda tersebut sering berpindah dari tangan ke tangan dan kerap didekatkan ke wajah.
2. Bersihkan Terlebih Dahulu Sebelum Disinfeksi
Membersihkan dan mendisinfeksi merupakan dua proses berbeda.
Membersihkan bertujuan mengangkat kotoran dan sebagian besar kuman dari permukaan. Sementara itu, disinfeksi menggunakan bahan tertentu untuk membunuh virus dan bakteri yang masih tersisa.
Karena itu, permukaan sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sebelum menggunakan disinfektan. Langkah tersebut membantu produk disinfeksi bekerja lebih efektif.



