
PONTIANAK POST - Philodendron tidak selalu membutuhkan pemangkasan untuk tetap hidup, tetapi pemangkasan dapat membantu mencegah varietas yang tumbuh tinggi terlihat kurus dan tidak seimbang.
Pemangkasan juga dapat dilakukan ketika tanaman mulai memenuhi ruang, memiliki pertumbuhan yang panjang, kerdil, atau tumbuh tidak beraturan.
Balcony Garden Web menyebut musim semi hingga awal musim panas sebagai waktu terbaik untuk memangkas Philodendron. Awal musim gugur juga dapat menjadi waktu yang baik untuk pemangkasan berkala.
Baca Juga: Philodendron Tortum Punya Daun Tipis dan Berpilin, Ini Cara Merawatnya
Sementara itu, pemangkasan ringan dapat dilakukan kapan saja, terutama untuk membuang daun yang menguning serta bagian tanaman yang sakit atau rusak.
1. Potong Batang Panjang di Atas Node
Pemangkasan sebaiknya tidak dilakukan dengan memotong tanaman secara sembarangan.
Salah satu langkah utama adalah memangkas batang terpanjang yang tumbuh tidak sesuai bentuk yang diinginkan. Potong batang tepat di atas node.
Cara tersebut tidak hanya membantu mempertahankan bentuk tanaman, tetapi juga mendorong pertumbuhan batang baru ke arah samping sehingga tanaman menjadi lebih rimbun.
2. Buang Bagian yang Rusak
Periksa daun dan batang sebelum melakukan pemangkasan. Bagian yang berwarna kuning, rusak, cokelat, atau menunjukkan tanda penyakit dapat dipotong.
Menurut Balcony Garden Web, langkah ini penting untuk membantu mempertahankan kesehatan tanaman.
3. Jangan Pangkas Tanaman yang Masih Muda
Philodendron yang masih muda sebaiknya tidak langsung dipangkas. Tanaman perlu dibiarkan tumbuh hingga mulai bercabang dan memiliki pertumbuhan yang cukup kuat.



