
PONTIANAK POST - Menanam lidah buaya dengan teknik kokedama membutuhkan cara perawatan yang sedikit berbeda dari tanaman dalam pot.
Media tanam berbentuk bola yang dibungkus lumut membuat penyiraman perlu dilakukan dengan memperhatikan kelembapan dan kemampuan media mengalirkan air.
Kokedama merupakan teknik menanam asal Jepang yang menggunakan bola media tanam berlapis lumut.
Baca Juga: Lidah Buaya Bisa Dipajang Tanpa Pot, Coba Teknik Kokedama dari Jepang
Tanaman bisa digantung sebagai dekorasi atau diletakkan di atas dudukan, tetapi tetap membutuhkan air, cahaya, dan perawatan rutin.
Siram dengan Cara Merendam Bola Media
Dilansir dari Balcony Garden Web, penyiraman kokedama dengan merendam seluruh bola lumut dalam wadah berisi air bersuhu ruang selama sekitar 10–15 menit.
Cara ini berbeda dari penyiraman tanaman dalam pot yang biasanya dilakukan dengan menuangkan air ke permukaan media. Perendaman membantu bola media menyerap air secara merata.
Ketika bola dimasukkan ke dalam air, gelembung udara kecil biasanya akan keluar. Setelah gelembung berhenti, bola dapat diangkat karena media telah menyerap air.
Tiriskan Sebelum Digantung Kembali
Setelah direndam, angkat bola kokedama dan tekan perlahan untuk mengeluarkan kelebihan air.
Biarkan air mengalir hingga bola tidak lagi menetes sebelum tanaman digantung atau diletakkan kembali.
Tahap ini penting karena lidah buaya termasuk tanaman sukulen yang tidak menyukai media terlalu basah.



