LELUHUR dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti nenek moyang, sebagai kata turunan dari kata luhur yang berarti tinggi atau mulia. Bisa jadi leluhur dapat diartikan sebagai orang yang dimuliakan.
Ternyata leluhur juga memiliki tempat tersendiri di dalam dunia internasional, sehingga ada satu hari untuk mengapresiasi mereka yang jatuh pada hari ini, 27 September. Hari tersebut dikenal sebagai Hari Apresiasi Leluhur (Ancestor Appreciation Day).
Peringatan tersebut, menurut situs journee-mondiale.com, kali pertama dirayakan pada 1987 oleh International Society for Genetic Genealogy (ISOGG).
Tujuan dari peringatan tersebut adalah untuk mendorong masyarakat meneliti sejarah keluarga mereka dan belajar lebih banyak tentang nenek moyang mereka.
Tanggal 27 September dipilih karena merupakan hari peringatan penerbitan edisi pertama Baltimore Sun, salah satu surat kabar tertua yang terus diterbitkan di Amerika Serikat.
Sejak itu, Hari Apresiasi Leluhur semakin populer di kalangan penggemar silsilah dan mereka yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah keluarga mereka. Banyak perkumpulan dan organisasi silsilah menyelenggarakan acara dan lokakarya pada hari ini untuk membantu orang memulai penelitian mereka dan terhubung dengan orang lain yang memiliki minat yang sama terhadap silsilah.
Bagi para pembaca, ada banyak cara untuk merayakan Hari Penghargaan Leluhur dan menghormati sejarah. Bisa dimulai dengan meneliti sejarah keluarga dan membuat silsilah keluarga.
Dengan kondisi saat ini, ada banyak sumber daya dan database online yang tersedia untuk membantu untuk memulai. Kemudian berbicaralah dengan kerabat yang lebih tua dan meminta mereka berbagi cerita tentang leluhur. Catat kisah-kisah ini dan lestarikan untuk generasi mendatang.
Cara lain dapat dilakukan dengan melakukan perjalanan ke pemakaman tempat para leluhur dimakamkan. Taburi bunga atau kenang-kenangan lainnya dan luangkan waktu sejenak untuk merenungkan kehidupan mereka.
Bahkan menyiapkan hidangan yang diturunkan dari keluarga, dari generasi ke generasi, juga bisa menjadi salah satu cara. Dengan momentum tersebut, maru bagikan kisah di balik resep ini kepada orang-orang terkasih.
Terakhir, cara paling berkesan adalah dengan membuat album foto keluarga. Sebisanya kumpulkan foto keluarga lama dan buat lembar memo atau album digital. Bagikan foto-foto ini kepada anggota keluarga dan kenang-kenangan yang mereka abadikan.
Mengetahui sejarah keluarga lebih dari sekedar hobi atau cara untuk menghabiskan waktu. Hal ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai identitas, warisan budaya, dan pengalaman yang telah membentuk keluarga dari generasi ke generasi.
Dengan mempelajari leluhur, dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang tantangan yang mereka hadapi, pengorbanan yang mereka lakukan, dan nilai-nilai yang mereka junjung tinggi.
Selain itu, meneliti riwayat keluarga juga dapat memberikan manfaat praktis. Ini dapat membantu mengidentifikasi risiko kesehatan genetik, menemukan kerabat yang telah lama hilang, dan bahkan mengungkap detail yang sebelumnya tidak diketahui tentang kehidupan nenek moyang.
Banyak orang telah menemukan kisah dan rahasia menarik melalui penelitian silsilah mereka, mulai dari kisah kepahlawanan militer hingga hubungan mengejutkan dengan tokoh-tokoh sejarah. (ote)
Editor : Miftahul Khair