Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cara Menggunakan Deterjen Bubuk dengan Benar untuk Mencuci Pakaian

Miftahul Khair • Selasa, 3 Desember 2024 | 16:15 WIB
Ilustrasi deterjen bubuk.
Ilustrasi deterjen bubuk.

PONTIANAK - Deterjen bubuk dapat digunakan pada semua jenis mesin cuci, sama efektifnya dengan deterjen lain jika digunakan dengan benar.

Harganya biasanya lebih terjangkau daripada yang bertekstur cair dan kapsul.

Dilansir dari The Spruce, perbedaan utama antara deterjen bubuk dan cair adalah dalam cara pembuatan dan pengemasannya.

Bahan pembersih aktif dalam deterjen cair tersuspensi dalam air, sehingga lebih mudah terdispersi dalam air mesin cuci.

Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Deterjen Bubuk dan Cair

Deterjen bubuk dan cair dapat digunakan untuk sebagian besar cucian, yang tekstur bubuk biasanya lebih baik untuk menghilangkan noda luar ruangan seperti debu atau tanah.

Sedangkan yang cair, paling baik untuk mengatasi noda minyak.

Cara Menggunakan Deterjen Bubuk Dengan Benar

  1. Tambahkan deterjen ke dalam tabung mesin cuci sebelum menambahkan air atau cucian, baca label produk dan ikuti takaran yang terdapat pada panduan. Hindari penggunaan terlalu banyak, karena dapat meninggalkan residu putih.
  2. Gunakan sebagai larutan pra-rendam untuk menghilangkan tanah dan noda yang membandel. Untuk jenis pakaian katun, larutkan deterjen bubuk dalam air panas sebelum menambahkannya. Untuk kain sintetis, larutkan dengan air panas lalu tambahkan air dingin ke dalam campuran sebelum merendam pakaian.
  3. Jika menggunakan mesin cuci otomatis, atur suhu air pada 60 derajat untuk memastikannya larut bersamaan dengan air. Hal ini dilakukan agar tidak meninggalkan bekas pada pakaian yang selesai dicuci.

Kelebihan dan Kekurangan Deterjen Bubuk

Deterjen jenis bubuk ini biasanya memang lebih murah daripada yang cair, formulanya lebih stabil dan lebih efektif menghilangkan noda yang cukup membandel.

Seperti noda debu atau tanah, yang di dapat pada saat berada di luar ruangan.

Takarannya yang disarankan lebih efektif digunakan, dan juga bisa bekerja dengan suhu air yang bebas.

Akan tetapi, lebih sulit digunakan untuk pra-perawatan noda. Juga harus disimpan pada tempat kering untuk mencegah penggumpalan.

Jika digunakan kebanyakan atau melebihi takaran, maka akan meninggalkan residu putih pada cucian yang berwarna gelap. Begitu juga ketika anda menggunakan air yang terlalu dingin.

Kelebihan dan Kekurangan Deterjen Cair

Deterjen cair lebih mudah digunakan sebagai pra-perawatan noda atau pembersih noda, lebih efektif juga dalam menghilangkan noda minyak dan lemak yang menempel.

Bisa menyatu dan tersebar dengan baik pada suhu air apapun.

Tetapi sulit untuk ditakar dengan benar ketika hendak digunakan, tentu harganya juga lebih mahal daripada yang bubuk. Tidak stabil dan membatasi efektivitas beberapa bahan. 

Tips Mendapatkan Hasil Terbaik

Simpan deterjen bubuk di tempat yang kering, pastikan tabung mesin cuci tidak meninggalkan bekas atau residu bubuk yang menggumpal.

Jangan isi mesin cuci berlebihan, berikan ruang bagi pakaian bergerak di dalam air agar deterjen bisa menjangkau semua permukaan.

Pastikan anda melakukan beberapa hal mendasar tersebut, agar tetap melindungi pakaian dari kerusakan.

Juga tetap menjaga pakaian lembut dan terhindar dari residu berlebihan yang menempel pada pakaian. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#mencuci pakaian #deterjen bubuk