PONTIANAK POST - Kulkas adalah salah satu perangkat elektronik yang terus menyala selama 24 jam, jadi nggak heran kalau penggunaannya bisa mempengaruhi tagihan listrik bulanan.
Banyak orang yang mencoba menghemat listrik dengan mematikan kulkas sesekali, tapi ternyata kebiasaan ini malah bisa bikin konsumsi listrik makin boros.
Alih-alih hemat, cara yang salah ini justru bikin kulkas bekerja lebih keras dan akhirnya menghabiskan lebih banyak energi.
Kalau kamu sering mengalami lonjakan tagihan listrik yang nggak masuk akal, mungkin ada kebiasaan yang tanpa sadar bikin kulkas jadi boros.
Yuk, simak beberapa kebiasaan yang harus dihindari supaya kulkas tetap hemat energi dan tagihan listrik nggak bikin kaget!
- Terlalu Sering Mematikan dan Menyalakan Kulkas
Melansir dari My Budget Recipes, salah satu kebiasaan yang bikin kulkas jadi boros adalah sering mematikan dan menyalakannya kembali.
Kulkas membutuhkan energi besar saat pertama kali dinyalakan karena kompresor bekerja ekstra keras untuk mendinginkan suhu ke level optimal.
Jadi, kalau kamu sering mematikan kulkas dalam waktu singkat lalu menyalakannya lagi, ini justru bikin konsumsi listrik meningkat drastis.
Sebaiknya biarkan kulkas tetap menyala dan pastikan suhunya stabil untuk menghemat energi.
- Menyimpan Makanan Panas Langsung ke Dalam Kulkas
Menyimpan makanan panas langsung ke dalam kulkas adalah kesalahan yang sering dilakukan banyak orang.
Ketika makanan panas dimasukkan, suhu di dalam kulkas otomatis naik, sehingga kompresor akan bekerja lebih keras untuk menurunkan suhu kembali ke tingkat optimal.
Hal ini tentu saja bikin konsumsi listrik meningkat.
Sebaiknya, biarkan makanan panas benar-benar dingin pada suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas agar suhu di dalam tetap stabil.
- Membuka Pintu Kulkas Terlalu Sering dan Terlalu Lama
Kebiasaan membuka pintu kulkas terlalu sering atau membiarkannya terbuka terlalu lama bisa bikin suhu di dalamnya naik dengan cepat.
Akibatnya, kulkas akan bekerja lebih keras untuk mengembalikan suhu ke kondisi semula, yang otomatis bikin konsumsi listrik naik.
Dilansir dari My Budget Recipes, usahakan untuk mengambil semua yang dibutuhkan sekaligus dan tutup pintu kulkas rapat-rapat setelah digunakan.
Semakin jarang pintu kulkas dibuka, semakin hemat energi yang digunakan.
- Kulkas Terlalu Penuh atau Terlalu Kosong
Isi kulkas yang terlalu penuh atau terlalu kosong sama-sama bisa bikin konsumsi listrik meningkat.
Kalau terlalu penuh, sirkulasi udara di dalamnya jadi nggak lancar, sehingga pendinginan jadi nggak merata dan kompresor bekerja lebih keras.
Sebaliknya, kalau kulkas terlalu kosong, kompresor juga akan bekerja ekstra untuk mempertahankan suhu dingin karena tidak ada cukup massa yang menyerap suhu dingin.
Idealnya, isi kulkas sekitar 70–80% kapasitas untuk menjaga keseimbangan sirkulasi udara dan suhu di dalamnya.
- Tidak Membersihkan Kumparan Kondensor Secara Rutin
Kumparan kondensor yang kotor bisa bikin kulkas bekerja lebih keras untuk membuang panas, sehingga konsumsi listrik jadi meningkat.
Kumparan ini biasanya terletak di bagian belakang atau bawah kulkas.
Jika tertutup debu atau kotoran, kemampuan kondensor untuk melepaskan panas jadi terhambat.
Bersihkan kumparan secara rutin setiap 3–6 bulan sekali dengan sikat atau lap kering agar kinerja kulkas tetap optimal dan hemat energi.
- Mengatur Suhu Terlalu Rendah
Mengatur suhu kulkas pada level yang terlalu rendah nggak hanya bikin makanan cepat membeku, tapi juga bikin kompresor terus bekerja tanpa henti.
Ini jelas akan membuat konsumsi listrik meningkat.
Suhu ideal untuk bagian pendingin adalah sekitar 3–4°C, sedangkan untuk freezer sekitar -18°C.
Mengatur suhu pada level yang tepat akan membantu menjaga makanan tetap segar tanpa membuat kulkas bekerja terlalu keras.
- Menaruh Kulkas Terlalu Dekat ke Dinding atau Sumber Panas
Menempatkan kulkas terlalu dekat ke dinding atau di dekat sumber panas seperti kompor atau sinar matahari langsung bisa bikin suhu di sekitar kulkas meningkat.
Akibatnya, kompresor akan bekerja lebih keras untuk menjaga suhu dingin di dalamnya, yang tentu saja bikin konsumsi listrik jadi boros.
Beri jarak sekitar 10–15 cm antara kulkas dan dinding untuk memastikan sirkulasi udara di sekitar kulkas tetap lancar dan panas bisa terbuang dengan baik.
Kenapa Kulkas yang Boros Listrik Harus Dihindari?
My Budget Recipes melansir, kulkas yang boros listrik nggak cuma bikin tagihan listrik membengkak, tapi juga bisa memperpendek usia perangkat.
Kompresor yang terus bekerja keras karena suhu yang nggak stabil atau ventilasi yang terhalang akan mempercepat keausan pada komponen internal.
Akhirnya, ini bisa memicu kerusakan pada kulkas dan membuatmu harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan atau bahkan penggantian.
Menghemat listrik pada kulkas nggak berarti kamu harus mematikan atau mengurangi penggunaannya.
Kuncinya adalah menghindari kebiasaan yang bikin kulkas bekerja lebih keras dari yang seharusnya, seperti menyimpan makanan panas, membuka pintu terlalu sering, atau menempatkan kulkas di lokasi yang salah.
Dengan pengaturan suhu yang tepat, perawatan rutin, dan penggunaan yang bijak, kamu bisa menjaga kulkas tetap awet dan tagihan listrik tetap terkendali.
Yuk, mulai terapkan tips ini di rumah dan rasakan perbedaannya! (mif)
Editor : Miftahul Khair