PONTIANAK POST- Cuaca panas yang terjadi akhir akhir ini, diharapkan menjadi kewaspadaan bersama sehingga kebakaran hutan dan lahan (karhulta) serta kebakaran lainnya tak sampai terjadi.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sambas yang juga Ketua Badan Pemadam Kebakaran Sambas Yakob Pujana, Senin (2/3). Dirinya menyebutkan keterlibatan dan peran serta kewaspadaan semua pihak, menjadi kunci pencegahan bahaya kebakaran.
“Jika cuaca panas, menjadi saat yang rawan munculnya kebakaran hutan dan lahan, termasuk kebakaran lainnya, sehingga harus menjadi kewaspadaan bersama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Yakob juga mengajak pemilik lahan, perusahaan perkebunan hingga semua elemen untuk meningkatkan pengawasan di lahan mereka masing-masing.
“Pengawasan harus ditingkatkan bagi mereka pemilik lahan, termasuk dari pihak perusahaan perkebunan,” katanya.
Berdasarkan ramalan cuaca BMKG, kondisi saat ini cerah berawan akan berlangsung beberapa hari ke depan. Sehingga kondisi ini menjadi rawan berisiko menimbulkan kebakaran.
“Kami berharap upaya pencegahan dilakukan secara kolektif agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi. Terlebih karhutla bisa berdampak luas, mulai dari gangguan kesehatan hingga kerugian material bagi masyarakat,” katanya.
Yakob mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung upaya pemerintah mencegah kebakaran hutan dan lahan.
“Kontribusi dalam bentuk apapun sangat berarti untuk menjaga lingkungan kita bersama,” katanya. (fah)
Editor : Miftahul Khair