Video Viral Usai Pengibaran Bendera, Kades Balai Karangan Erzan Umar Minta Maaf

PONTIANAK POST - Kepala Desa Balai Karangan, Erzan Umar, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka menyusul beredarnya video yang viral di media sosial usai pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Komando, Balai Karangan.
Permohonan maaf tersebut disampaikan Erzan sebagai bentuk klarifikasi sekaligus upaya meredam polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait video tersebut.
Dengan penuh kerendahan hati, Erzan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, terutama para ibu yang anak-anaknya tampil dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Kapolres Sanggau Sentil Disiplin Anggota, Gelang dan Kalung Jadi Sorotan
Permohonan maaf juga ditujukan kepada para sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, saudara, sanak keluarga, handai taulan, serta masyarakat secara umum.
Mengawali pernyataannya dengan ungkapan adat Dayak, "Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata," Erzan menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat maupun prasangka untuk tidak menghargai siapapun.
Tegaskan Tak Ada Unsur Kesengajaan
Erzan menyatakan, apa yang terjadi dalam video tersebut tidak mengandung unsur kesengajaan maupun maksud untuk merendahkan atau tidak menghargai anak-anak yang tampil maupun keluarga mereka.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung dalam situasi yang cukup padat. Pada saat bersamaan, kondisi di lapangan panas dan dirinya juga sedang mengabadikan momen foto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain itu, Erzan mengaku harus segera mempersiapkan diri untuk mengikuti agenda berikutnya, yakni upacara ziarah di makam pahlawan bersama Forkopimcam Kecamatan Sekayam dan para undangan.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari konteks yang perlu diketahui agar kejadian tidak dipahami secara sepihak hanya berdasarkan potongan video yang beredar.
“Tidak ada unsur kesengajaan dan tidak ada pula prasangka tidak menghargai siapapun,” demikian penegasan Erzan dalam klarifikasinya.



