Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabut Asap Belum Pergi, Status Darurat Sanggau Diperpanjang hingga 20 September 2026

A

 


Advertisement

Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena memimpin rapat koordinasi evaluasi penanganan Karhutla.(ISTIMEWA)
Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena memimpin rapat koordinasi evaluasi penanganan Karhutla.(ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belum sepenuhnya pergi dari Kabupaten Sanggau. Pemerintah Kabupaten Sanggau kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana kabut asap hingga 20 September 2026.

Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena mengatakan, status tanggap darurat diperpanjang selama 14 hari, terhitung mulai 7 hingga 20 September 2026. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah daerah mengevaluasi perkembangan Karhutla dan dampaknya.

Advertisement

“Status tanggap darurat diperpanjang 14 hari ke depan, mulai 7 sampai 20 September 2026,” ujar Susana usai memimpin rapat koordinasi di Ruang VIP Sabang Merah, Senin (7/9).

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah mengingatkan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) agar aktif melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran di wilayah masing-masing.

Advertisement

Kesiapan personel, sarana pemadaman, patroli serta pemantauan kawasan rawan kebakaran diminta ditingkatkan. Penanganan Karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, TNI dan Polri. Perusahaan serta masyarakat juga harus terlibat secara aktif.

Perpanjangan status darurat menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk BPBD, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, perusahaan serta masyarakat.

Karhutla bukan hanya persoalan titik api, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan, pendidikan, transportasi dan perekonomian.

Pemkab Sanggau berharap seluruh pihak tetap siaga hingga 20 September. Setiap indikasi kebakaran harus segera ditangani agar api tidak meluas dan masyarakat terbebas dari ancaman kabut asap. (Agg)

Advertisement

Artikel Terkait

Kronologi Laka Maut di Ambawang! Remaja asal Sanggau Tewas Usai Adu Banteng dengan Motor Lain

Kronologi Laka Maut di Ambawang! Remaja asal Sanggau Tewas Usai Adu Banteng dengan Motor Lain

Tabrakan maut di Ambawang KM 22: motor nekat salip truk trailer berujung tragedi. Satu tewas, satu luka-luka.

Tanggap Krisis Air Bersih, Polres Sanggau Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Tanggap Krisis Air Bersih, Polres Sanggau Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Polres Sanggau siapkan pembangunan sumur bor bantu atasi krisis air bersih warga akibat kemarau panjang.

Gercep Tangani Karhutla Sekayam, Dandim 1204/Sanggau Puji Sinergi Tim Gabungan

Gercep Tangani Karhutla Sekayam, Dandim 1204/Sanggau Puji Sinergi Tim Gabungan

Tim gabungan TNI-Polri dan Manggala Agni padamkan 0,4 hektare karhutla di Desa Malenggang. Dandim imbau warga cegah api.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer