PONTIANAK POST – Personel Polsek Bonti melaksanakan patroli dan pengecekan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 66.785.03, Dusun Upe, Desa Upe, Kecamatan Bonti, Senin (23/3) pagi. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas distribusi energi serta mencegah praktik penyimpangan di lapangan.
Patroli dipimpin oleh P.S. Kanit Propam Bripka Frianus Bimaisno Sesaka, didampingi Bhabinkamtibmas Brigadir Adtrianus dan Ba Polsek Bonti Bripda Aryanto Pregiyongki. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung, ketersediaan BBM di SPBU tersebut dilaporkan masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Stok pertalite tercatat sebanyak 1.030 liter dan Pertamina Dex sebanyak 5.898 liter. Namun, untuk jenis solar dan pertamax dalam kondisi kosong.
Diketahui, stok solar telah habis sejak 6 Maret 2026 dan direncanakan akan segera mendapatkan pasokan tambahan sebanyak 8.000 liter, meski waktu pengirimannya belum dapat dipastikan. Sementara itu, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat di lokasi terpantau tertib dan dalam batas wajar sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.
Selain mengecek stok, petugas memastikan tidak adanya praktik pengisian menggunakan wadah terlarang seperti drum maupun jeriken. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah upaya penimbunan yang dapat merugikan masyarakat luas.
"Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM terpenuhi dengan baik. Kehadiran anggota di lapangan juga sebagai bentuk pengawasan agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi," tegas Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara.
Terkait harga, petugas mencatat bahwa nilai jual BBM di SPBU tersebut masih sesuai dengan ketentuan nasional, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Solar Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.800 per liter.
Iptu Erpan menambahkan, kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan pengawasan rutin, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan energi. Secara keseluruhan, situasi di SPBU Bonti dilaporkan aman dan kondusif. (r)
Editor : Hanif