PONTIANAK POST – Lonjakan antrean kendaraan di sejumlah titik pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Meliau mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian. Untuk menjaga kelancaran dan ketertiban, Polsek Meliau langsung melakukan pengamanan di lapangan.
Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan pada Selasa (24/3) sejak pagi hari, dengan menyasar SPBU dan Pertashop yang menjadi pusat distribusi BBM di wilayah tersebut.
Salah satu titik yang dipantau adalah SPBU 66.785.04 Kompak Meliau di Dusun Kedondong. Di lokasi ini tersedia Pertalite dengan stok sekitar 5.000 liter yang dijual Rp10.000 per liter. Sementara di Pertashop Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, tersedia Pertamax sebanyak 5.000 liter dengan harga Rp12.500 per liter.
Sejak pagi, antrean kendaraan roda dua dan roda empat terlihat meningkat dibanding hari biasa. Kondisi ini sempat memicu kepadatan di sekitar lokasi pengisian BBM.
Baca Juga: Polisi Pastikan Distribusi BBM di Bonti Aman, Stok Terpantau dan Antrean Tetap Tertib
Menanggapi situasi tersebut, personel kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan serta meminimalisir risiko kecelakaan di area sekitar SPBU dan Pertashop.
Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan terhadap proses distribusi BBM untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penyimpangan.
Kapolsek Meliau Iptu Supar menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan tertib dan aman. Selain itu, kami juga mengantisipasi adanya potensi penyalahgunaan distribusi BBM yang dapat merugikan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, meningkatnya antrean merupakan hal yang wajar, namun perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Baca Juga: Polsek Bonti Intensifkan Pengawasan SPBU, Pastikan Distribusi BBM Tepat Sasaran dan Cegah Penimbunan
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Kepolisian memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. (*)
Editor : Miftahul Khair