Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kualitas Udara Singkawang Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker

U
Penulis: Uray Ronald❯
Ilustrasi seorang warga memakai masker di tengah kabut asap.
Ilustrasi seorang warga memakai masker di tengah kabut asap.

Advertisement

 

PONTIANAK POST - Warga Kota Singkawang diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul kualitas udara di sejumlah wilayah yang masuk kategori tidak sehat. Pemerintah Kota Singkawang mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker.

Kondisi tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Kualitas Udara Kota Singkawang yang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang tertanggal 3 September 2026.

PM2,5 Tertinggi Mencapai 148,8 µg/m³

Pemeriksaan kualitas udara menggunakan parameter Particulate Matter (PM2,5) di 10 lokasi yang tersebar pada lima kecamatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan kualitas udara di lokasi-lokasi tersebut berada dalam kategori tidak sehat.

Advertisement

Kadar PM2,5 tertinggi tercatat di lokasi uji Jalan Ratu Sepudak, kawasan MTsN Singkawang Utara, yakni 148,8 µg/m³.

Selanjutnya, kadar PM2,5 tercatat 138 µg/m³ di Jalan Padang Pasir, Saliung, Singkawang Selatan. Kemudian Jalan Pelita (Kridasana) sebesar 121,3 µg/m³.

Sementara itu, UPT Laboratorium Singkawang Tengah tercatat 86,1 µg/m³ dan Taman Cinta Singkawang Timur sebesar 82,8 µg/m³.

DLH Singkawang Minta Warga Waspada

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, Emy Hastuti, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah.

“Secara umum, nilai ISPU di wilayah Kota Singkawang berada pada kisaran 163 µg/m³ yang masuk dalam kategori tidak sehat. Hampir seluruh parameter uji berada di atas ambang batas Baku Mutu Udara Ambien Nasional berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021,” kata Emy, Kamis (3/9/2026).

Emy mengimbau masyarakat tidak mengabaikan kondisi kualitas udara. Penggunaan masker, terutama saat harus beraktivitas di luar ruangan, dinilai penting untuk mengurangi paparan polusi udara.

Advertisement

Artikel Terkait

PDR Diperpanjang di Singkawang, Siswa Belajar dari Rumah tetapi Guru Tetap Masuk Sekolah

PDR Diperpanjang di Singkawang, Siswa Belajar dari Rumah tetapi Guru Tetap Masuk Sekolah

PDR di Singkawang diperpanjang karena kualitas udara belum aman. Siswa tetap belajar dari rumah, sementara guru masih masuk sekolah.

350 Umat Muslim Singkawang Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Turun di Tengah Kabut Asap Karhutla

350 Umat Muslim Singkawang Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Turun di Tengah Kabut Asap Karhutla

Salat Istisqa digelar 350 umat muslim Singkawang untuk memohon hujan di tengah kemarau dan kabut asap akibat karhutla.

Kabut Asap Karhutla Bikin Udara Singkawang Berbahaya, ISPU Tertinggi Capai 319 Ini Sebarannya

Kabut Asap Karhutla Bikin Udara Singkawang Berbahaya, ISPU Tertinggi Capai 319 Ini Sebarannya

Kualitas udara Singkawang memburuk akibat karhutla. ISPU mencapai 319 dan masuk kategori berbahaya, warga diminta waspada.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer