Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bimbingan Rohani di RS Abdul Aziz, Kemenag Singkawang Hadirkan Harapan Lewat Iman

Hari Kurniathama • Kamis, 17 Juli 2025 | 14:21 WIB
Penyuluh Agama Kristen dan Islam dari Kemenag Singkawang saat memberikan bimbingan rohani dalam program BIRO RASA di RSUD Abdul Aziz.
Penyuluh Agama Kristen dan Islam dari Kemenag Singkawang saat memberikan bimbingan rohani dalam program BIRO RASA di RSUD Abdul Aziz.

 

PONTIANAK POST - Tiada kata lelah bagi para penyuluh agama di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang dalam mengabdi kepada umat. Melalui program unggulan Bimbingan Rohani Rumah Sakit (BIRO RASA), mereka hadir dengan ketulusan hati memberikan penguatan iman dan spiritualitas bagi para pasien yang tengah berjuang menghadapi sakit.

Kegiatan BIRO RASA kembali menyapa pasien di Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang. Kali ini, bimbingan rohani diberikan oleh dua penyuluh lintas agama: Liu Siang Ha, Penyuluh Agama Kristen, dan Dinna Rahmi, Penyuluh Agama Islam. Keduanya membawa pesan harapan, kekuatan, dan penghiburan bagi pasien yang membutuhkan dukungan spiritual.

Dalam bimbingannya, Liu Siang Ha menyampaikan bahwa di saat tubuh melemah, iman harus tetap dikuatkan.

“Firman Tuhan adalah obat yang mujarab. Ketika kita percaya dan berpegang pada Firman-Nya, kita sedang membuka jalan menuju kesembuhan sejati,” ujarnya penuh keyakinan. Ia menegaskan bahwa kekuatan iman mampu menghadirkan ketenangan dan pemulihan, tak hanya untuk tubuh, tetapi juga bagi jiwa.

Sementara itu, Dinna Rahmi mengajak para pasien untuk bersabar dan bertawakal menghadapi ujian sakit. “Setiap sakit adalah bagian dari proses penyucian diri dan peningkatan derajat di hadapan Allah SWT,” ujarnya. Ia juga mendorong pasien untuk tetap berdoa dan memperkuat keyakinan bahwa di balik rasa sakit, tersimpan hikmah dan kasih sayang Tuhan.

Program BIRO RASA menjadi bukti nyata bahwa Kementerian Agama tidak hanya hadir dalam urusan administrasi keagamaan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan yang paling dalam. Kehadiran penyuluh lintas agama di ruang rawat inap menjadi oase spiritual di tengah kepenatan fisik dan batin pasien.

Dengan semangat kolaborasi lintas iman, BIRO RASA mencerminkan wajah Indonesia yang penuh toleransi, kasih sayang, dan kepedulian. Program ini bukan hanya menginspirasi, tetapi juga menjadi teladan bahwa pelayanan kepada umat dapat diwujudkan secara sederhana namun penuh makna. (har)

Editor : Miftahul Khair
#kemenag #pasien #bimbingan rohani #lintas agama