Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Raimuna Kalbar 2025: Pramuka Didorong Adaptif Hadapi Tantangan Digital

R

 

RAIMUNA: Aktivitas para peserta Raimuna Daerah se-Kalimantan Barat 2025 di Kabupaten Sintang.
RAIMUNA: Aktivitas para peserta Raimuna Daerah se-Kalimantan Barat 2025 di Kabupaten Sintang.

PONTIANAK POST - Kegiatan Raimuna Daerah se-Kalimantan Barat 2025 resmi bergulir di Kabupaten Sintang dengan diikuti 662 anggota Pramuka penegak dan pandega dari 14 kabupaten/kota. Ajang pertemuan besar generasi muda ini diwarnai penekanan pentingnya kreativitas, inovasi, dan ketangguhan mental dalam menghadapi perubahan zaman.


Advertisement

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menuturkan Raimuna bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan ruang belajar lintas daerah yang menekankan pengembangan diri. Menurutnya, generasi muda hari ini berada dalam lingkungan yang sangat cepat berubah, terutama akibat perkembangan teknologi informasi.

“Raimuna dirancang untuk memperkuat karakter dan kecakapan hidup para penegak dan pandega. Ini bukan acara seremonial, tetapi wadah untuk menguji kemampuan, berbagi pengalaman, dan menumbuhkan sikap tangguh,” ujar Bala, Jumat (28/11).

Ia menegaskan bahwa nilai dasar kepramukaan seperti Dasa Darma dan Tri Satya menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan tersebut. Menurut Bala, tantangan terbesar Pramuka masa kini bukan lagi pada keterampilan fisik semata, tetapi kemampuan beradaptasi di tengah derasnya arus digitalisasi. “Perkembangan teknologi memengaruhi perilaku, kesehatan mental, dan pola pikir generasi muda. Karena itu kegiatan ini penting untuk mengasah nalar kritis, kreativitas, dan keterampilan sosial,” katanya.

Advertisement

Meski tuan rumah, Bala menilai penyelenggaraan Raimuna harus menjadi momentum introspeksi bagi daerahnya untuk memperkuat pembinaan kepemudaan. Ia menyebutkan bahwa Sintang membutuhkan lebih banyak ruang latihan dan kegiatan nyata agar Pramuka bisa berkembang sesuai kebutuhan zaman. “Kami ingin kegiatan ini menjadi pemicu agar pembinaan Pramuka di Sintang lebih aktif dan responsif terhadap dinamika generasi muda,” tutur Bala.

Di sisi lain, Bala mengingatkan seluruh peserta agar menjaga integritas selama berada di Sintang. Ia menekankan pentingnya menjunjung nilai kedisiplinan dan menunjukkan sikap sportif. “Nama baik daerah adalah tanggung jawab kita bersama. Tunjukkan perilaku yang mencerminkan karakter Pramuka sejati,” pesan Bala.

Raimuna Daerah 2025 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai agenda pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan. Para peserta diharapkan membawa pulang pengalaman yang memperkaya dan memperkuat kontribusi mereka dalam kegiatan tingkat nasional mendatang. (nda)

Advertisement

Artikel Terkait

Hari Kesaktian Pancasila: Jangan Cuma Hafal 5 Sila, Gen Z Bisa Membuktikannya di Ruang Digital

Hari Kesaktian Pancasila: Jangan Cuma Hafal 5 Sila, Gen Z Bisa Membuktikannya di Ruang Digital

Hari Kesaktian Pancasila menjadi refleksi bagi generasi muda untuk menghidupkan nilai kebangsaan melalui aktivitas di ruang digital.

Duta Anti Narkotika Ketapang 2026 Digelar, Generasi Muda Didorong Berani Tolak Narkoba

Duta Anti Narkotika Ketapang 2026 Digelar, Generasi Muda Didorong Berani Tolak Narkoba

Duta Anti Narkotika Ketapang 2026 digelar, Pemkab dorong generasi muda berani menolak narkotika dan menjadi pelopor pencegahan.

Warga Kayong Utara Soroti Pergaulan Remaja, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan Anak

Warga Kayong Utara Soroti Pergaulan Remaja, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan Anak

Kekhawatiran pergaulan remaja di Kayong Utara menguat. Warga minta orang tua perketat pengawasan dan bangun komunikasi dengan anak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer