Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Bala Minta FKUB Sintang Aktif Kampanyekan Perdamaian dan Kerukunan Umat

R
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala

Advertisement

PONTIANAK POST - Bupati Sintang Bala meminta tokoh agama yang tergabung dalam kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sintang periode 2026–2031 aktif mengkampanyekan kehidupan damai di tengah masyarakat sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dan mencegah potensi konflik.

Menurut Bala, peran tokoh agama sangat strategis dalam menciptakan suasana harmonis di Kabupaten Sintang yang dikenal memiliki keberagaman suku dan agama. Ia menilai pesan-pesan perdamaian yang disampaikan melalui ceramah, khotbah, dan pembinaan umat dapat memperkuat kerukunan sosial.

“Kalau para pemuka agama selalu mengkampanyekan hidup damai di Kabupaten Sintang, hasilnya kita bisa hidup damai satu dengan yang lainnya. Orang bisa bekerja dan mencari nafkah dengan nyaman dan tenang, investasi bisa berkembang, kepastian hukum semakin kuat,” ujar Bala, Senin (25/5).

Advertisement

Ia menjelaskan, kondisi sosial yang aman dan harmonis akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang memiliki penghasilan dan hidup tenang akan lebih mudah mendukung keberlangsungan rumah ibadah maupun lembaga keagamaan.

“Hasilnya orang menjadi ada penghasilan, kesejahteraan meningkat, dan orang bisa cukup dan nyaman dalam bersedekah, memberikan persembahan dan kolekte di tempat ibadah. Maka rumah ibadah dan lembaga keagamaan bisa semakin baik,” tuturnya. 

Advertisement

Bala juga mengingatkan bahwa Kabupaten Sintang kerap dihadapkan pada berbagai isu yang berpotensi memicu konflik sosial. Karena itu, keberadaan FKUB bersama tokoh agama dinilai penting untuk menjaga komunikasi antarpemeluk agama tetap kondusif.

“Kabupaten Sintang ini selalu dilanda isu dan masalah-masalah yang berpotensi dapat menimbulkan konflik sosial di masyarakat. Oleh karena itu, peran dan fungsi FKUB dan semua tokoh agama ini sangat diperlukan,” tegasnya.

Ia berharap FKUB bersama para pemuka agama dapat membantu pemerintah daerah menjaga kondisi sosial yang harmonis sehingga seluruh umat beragama dapat hidup berdampingan tanpa mengurangi hak dasar masing-masing.

Selain itu, Bala juga menekankan pentingnya membangun komunikasi internal yang solid di tubuh FKUB sebelum memperkuat koordinasi dengan pihak luar.

“Pengurus FKUB Kabupaten Sintang periode 2026-2031 ini semua dari tokoh agama. Ada kiai, ustad, pendeta, dan pastor. Bangun komunikasi internal yang kuat dan baik, baru bangun komunikasi dan koordinasi keluar yang baik,” pesannya.

Advertisement

Artikel Terkait

Trump Klaim Damai AS-Iran Hampir Final, Gejolak Dunia Berakhir?

Trump Klaim Damai AS-Iran Hampir Final, Gejolak Dunia Berakhir?

Donald Trump mengklaim kesepakatan damai AS-Iran hampir rampung, tetapi Teheran menegaskan Selat Hormuz tetap di bawah kendali Iran.

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas Damai Cartenz Ringkus Wakil Komandan Batalyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas Damai Cartenz Ringkus Wakil Komandan Batalyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Damai Cartenz ringkus buronan kasus pembunuhan di Yahukimo, Papua Pegunungan.

Konflik Sosial di Jelai Hulu Berakhir Damai Setelah Bupati Ketapang Turun Langsung Mediasi

Konflik Sosial di Jelai Hulu Berakhir Damai Setelah Bupati Ketapang Turun Langsung Mediasi

Konflik sosial di Jelai Hulu antara masyarakat dan perusahaan sawit berakhir damai lewat mediasi Bupati Ketapang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer