Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keuangan Daerah Terbatas, Bala Minta PHBI Perkuat Swadaya Umat

R
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala saat mengukuhkan jajaran Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sintang periode 2026-2030, Rabu (24/6). (IST)
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala saat mengukuhkan jajaran Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sintang periode 2026-2030, Rabu (24/6). (IST)

Advertisement

PONTIANAK POST – Keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat swadaya umat menjadi tumpuan utama dalam penyelenggaraan peringatan hari besar keagamaan Islam di Kabupaten Sintang. Pemerintah daerah menegaskan tetap memberikan dukungan, namun partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor paling penting dalam menyukseskan setiap kegiatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala saat mengukuhkan jajaran Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sintang periode 2026-2030, Rabu (24/6).

Bala mengatakan, keberadaan PHBI memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan pelaksanaan berbagai perayaan dan peringatan hari besar Islam di Kabupaten Sintang. Karena itu, pengurus yang baru diharapkan mampu membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh elemen umat.

“Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendukung perayaan hari raya keagamaan di Kabupaten Sintang. Namun karena kondisi keuangan sangat terbatas, maka swadaya umat menjadi yang utama, pemerintah sifatnya hanya membantu,” ujar Bala.

Menurutnya, penyelenggaraan peringatan hari besar keagamaan harus disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak seharusnya mengurangi semangat umat dalam memeriahkan hari besar keagamaan.

Advertisement

“Dibentuknya PHBI adalah dalam rangka menyukseskan perayaan dan peringatan hari besar agama Islam di Kabupaten Sintang. Tentu dalam merayakan hari besar harus disesuaikan dengan kemampuan kita juga,” ujarnya.]

Bala menambahkan, keberhasilan pelaksanaan kegiatan keagamaan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh tingginya partisipasi dan rasa kebersamaan umat.

“Yang penting adalah kebersamaan dan partisipasi umat harus menjadi yang utama. Kami berharap setiap hari besar agama Islam dapat dirayakan dengan meriah dan semua pihak bisa berkolaborasi,” tambahnya.

Pengurus PHBI Kabupaten Sintang periode 2026-2030 dipimpin oleh Edy Harmaeni. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan, tokoh agama, dan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat persatuan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (nda)

Advertisement

Artikel Terkait

Pengakuan Hutan Adat dan Hak Kelola Masyarakat Jadi Kunci Kelestarian Hutan di Sintang

Pengakuan Hutan Adat dan Hak Kelola Masyarakat Jadi Kunci Kelestarian Hutan di Sintang

Pengakuan hutan adat dan hak kelola masyarakat dinilai penting untuk menjaga kelestarian hutan serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Katadata Green Ajak Mahasiswa UnKaS Sintang Sulap Potensi Alam Jadi Bioekonomi, Kupas Peluang Buah Tengkawang

Katadata Green Ajak Mahasiswa UnKaS Sintang Sulap Potensi Alam Jadi Bioekonomi, Kupas Peluang Buah Tengkawang

Mahasiswa UnKaS Sintang belajar bioekonomi dan peluang buah tengkawang sebagai komoditas hijau bernilai ekonomi tinggi.

Kanwil Kemenkum Kalbar Harmonisasi Perubahan Perbup Sintang tentang Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026

Kanwil Kemenkum Kalbar Harmonisasi Perubahan Perbup Sintang tentang Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026

Kanwil Kemenkum Kalbar harmonisasi perubahan Perbup Sintang tentang Alokasi Dana Desa 2026 untuk memastikan regulasi sesuai aturan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer