Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antrean BBM Mengular di Sintang, Kapolres Minta Kapasitas SPBU Diperhatikan

R
Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno meminta Pertamina bersama pengelola SPBU mencari solusi agar pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tidak terganggu. (ISTIMEWA)
Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno meminta Pertamina bersama pengelola SPBU mencari solusi agar pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tidak terganggu. (ISTIMEWA)

Advertisement

PONTIANAK POST – Panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Sintang menjadi perhatian kepolisian. Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno meminta Pertamina bersama pengelola SPBU segera mencari solusi agar pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tidak terganggu.

Menurut Budi, antrean panjang tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan BBM, tetapi juga kemampuan SPBU melayani kendaraan yang datang. Keterbatasan jumlah nosel di sejumlah SPBU dinilai dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pelayanan tidak mampu mengimbangi peningkatan permintaan. 

“Kami berharap pihak Pertamina dapat berkoordinasi dengan SPBU untuk melihat kebutuhan di lapangan, termasuk terkait penambahan nosel atau solusi lainnya sehingga antrean masyarakat dapat terurai,” ujar Budi di Sintang.

Ia menilai setiap SPBU memiliki kondisi dan kapasitas pelayanan berbeda sehingga penanganannya perlu disesuaikan. Koordinasi antara Pertamina dan pengelola SPBU diperlukan untuk memetakan persoalan dan menentukan langkah yang tepat.

Budi berharap persoalan antrean BBM tidak dibiarkan berlarut karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat, pelaku usaha, dan sektor transportasi. Selain kapasitas pelayanan, regulasi serta mekanisme distribusi BBM juga harus berjalan sesuai ketentuan agar masyarakat mendapat kepastian pelayanan.

Advertisement

“Penyelesaiannya harus melalui koordinasi dan langkah yang terukur. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan harus segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Kepolisian siap mendukung penyelesaian persoalan melalui koordinasi dengan pihak terkait. Budi berharap Pertamina dan pengelola SPBU segera mengevaluasi pelayanan, termasuk kebutuhan penambahan nosel atau alternatif lain, sehingga antrean dapat dikurangi dan pelayanan BBM lebih lancar.  (nda)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Disperindagkop UKM Sintang Perkuat Arsip Digital, SRIKANDI Jadi Andalan Kelola Dokumen

Disperindagkop UKM Sintang Perkuat Arsip Digital, SRIKANDI Jadi Andalan Kelola Dokumen

Disperindagkop UKM Sintang memperkuat arsip digital lewat SRIKANDI agar pemberkasan lebih tertib, cepat, aman, dan mudah diakses.

Pertalite Sintang Sulit Didapat, Enam SPBU Diawasi dan Pengisian Kendaraan Dibatasi

Pertalite Sintang Sulit Didapat, Enam SPBU Diawasi dan Pengisian Kendaraan Dibatasi

Enam SPBU di Sintang diawasi setelah warga kesulitan mendapatkan Pertalite. Pengisian dibatasi dan barcode kendaraan diperketat.

Sintang Dorong Produk Unggulan Daerah Berbasis Potensi Lokal, Ekonomi Hijau Jadi Andalan

Sintang Dorong Produk Unggulan Daerah Berbasis Potensi Lokal, Ekonomi Hijau Jadi Andalan

Pemkab Sintang mengembangkan Produk Unggulan Daerah berbasis potensi lokal dan ekonomi hijau untuk membuka peluang usaha.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer