PONTIANAK POST– Pemerintah Kabupaten Sintang menjalin kerja sama dengan Yayasan Pelita Cakrawala Inspirasi (WeCare.id) untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Kolaborasi ini menekankan sinergi lintas sektor, mulai dari gizi, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan pentingnya langkah ini mengingat prevalensi stunting masih menjadi tantangan di banyak desa.
“Kerja sama ini mendukung target penurunan stunting. Fokus kami bukan hanya intervensi kesehatan, tetapi juga aspek ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat,” kata Bala, kemarin.
Kesepakatan mencakup pembentukan dan pendampingan Tim Nutrisi Desa, pelatihan kader lokal, hingga budidaya ikan untuk menyediakan sumber protein hewani bagi anak-anak berisiko stunting.
Direktur WeCare.id, Gigih Rezki Septianto, menyebut pihaknya akan menghadirkan inovasi berbasis teknologi tepat guna. “Kami akan memperkenalkan metode aquaponik dan budidaya sederhana agar masyarakat bisa memproduksi pangan bergizi secara mandiri,” ujarnya.
Selain memenuhi gizi anak, program ini juga menyasar kemandirian ekonomi. Dengan pemberdayaan kelompok desa, diharapkan tercipta ketahanan pangan berkelanjutan.
“Kalau masyarakat bisa mandiri, tentu angka stunting bisa ditekan lebih cepat,” tambah Gigih. Pemkab Sintang menargetkan penurunan stunting secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan dengan dukungan program terintegrasi di tingkat desa. (nda)
Editor : Hanif