PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang memperkuat langkah pencegahan konflik sosial dengan mengoptimalkan peran organisasi masyarakat (Ormas) serta melibatkan berbagai unsur tokoh di tengah masyarakat. Upaya ini dinilai penting untuk merespons beragam isu yang berkembang dan berpotensi memicu gesekan sosial.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengatakan penguatan peran Ormas mitra pemerintah, harus didukung tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif.
“Dalam rangka mengantisipasi ancaman dan dampak dari banyaknya isu yang berkembang, sangat perlu mengoptimalkan peran dan fungsi organisasi masyarakat mitra pemerintah,” ujar Bala, Kamis (19/2).
Ia menyebut sejumlah forum seperti Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembauran Kebangsaan, dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat perlu mengambil peran aktif. Keterlibatan para tokoh dinilai dapat membantu pemerintah daerah menciptakan kondisi yang tenang melalui pendekatan edukatif tanpa menimbulkan kepanikan.
Selain itu, Bala meminta Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dan Tim Kewaspadaan Dini Daerah bekerja lebih responsif. Ia menekankan pentingnya respons cepat dalam menyelesaikan persoalan secara damai sebelum meluas.
“Optimalkan tugas untuk melakukan respons cepat dalam menyelesaikan secara damai semua permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik, serta membantu upaya pemulihan pasca konflik yang meliputi rekonsiliasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi,” ucap Bala.
Peran kecamatan juga dianggap strategis. Camat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan diminta segera mengambil langkah ketika muncul gejala konflik. Pendekatan kearifan lokal menjadi salah satu strategi yang dianggap efektif dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik sejak dini.
“Segera sampaikan laporan terhadap kejadian atau peristiwa konflik agar dapat diantisipasi melalui penanganan dan pemetaan potensi konflik sosial,” pesannya.
Bala menambahkan, stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama bagi masyarakat dan investor untuk beraktivitas.
“Kondisi keamanan dan perdamaian sangat diperlukan agar masyarakat bisa bekerja dan beraktivitas dengan tenang,” pungkasnya. (nda)
Editor : Hanif