Samsung Tinggalkan Exynos di Galaxy A18? MediaTek dan Snapdragon Jadi Andalan Baru

PONTIANAK POST - Samsung dikabarkan mengubah strategi pada Galaxy A18 dengan tidak lagi mengandalkan chipset Exynos untuk seluruh variannya.
Sebagai gantinya, perusahaan disebut memilih MediaTek pada model 4G dan Qualcomm Snapdragon untuk versi 5G yang diperkirakan meluncur tahun ini.
Keputusan tersebut diyakini menjadi upaya Samsung menekan biaya produksi di tengah kenaikan harga komponen global.
Baca Juga: iOS 27 Bawa Fitur Baru yang Bikin Copy-Paste iPhone Jauh Lebih Cepat, Cukup Sekali Ketuk!
Jika benar terealisasi, Galaxy A18 akan menjadi salah satu lini Galaxy A yang mengusung kombinasi chipset dari dua pemasok berbeda sekaligus.
Pada Galaxy A17, perusahaan masih mengandalkan kombinasi MediaTek Helio G99 untuk model 4G dan Exynos 1330 berbasis proses fabrikasi 5 nanometer untuk varian 5G.
Menurut laporan tersebut, Galaxy A18 4G akan memakai platform MediaTek yang hingga kini belum diumumkan secara resmi.
Sementara itu, Galaxy A18 5G disebut akan mengusung chipset Qualcomm Snapdragon, meski detail seri prosesor yang digunakan masih dirahasiakan.
Pemilihan Snapdragon untuk model 5G dinilai lebih menguntungkan bagi pasar internasional, khususnya Amerika Serikat, yang selama ini dikenal lebih menerima perangkat dengan teknologi jaringan dari Qualcomm.
Keputusan itu sekaligus membuat divisi System LSI Samsung kehilangan salah satu sumber permintaan besar untuk lini chipset Exynos kelas menengah dan entry-level.
Harga komponen semikonduktor dan panel OLED menjadi faktor utama di balik perubahan strategi tersebut.



