
PONTIANAK POST - Popularitas smartphone lipat terus meningkat berkat desain inovatif dan pengalaman penggunaan yang berbeda.
Namun, perangkat jenis ini memerlukan perawatan yang lebih cermat karena mengandalkan layar fleksibel dan mekanisme engsel yang lebih kompleks dibanding smartphone konvensional.
Sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele ternyata dapat mempercepat keausan layar maupun engsel jika dilakukan secara terus-menerus.
Baca Juga: Samsung Patenkan Galaxy Z Flip Lipat Dua Arah, Cover Display Bisa Hilang
Karena itu, memahami cara penggunaan yang tepat menjadi langkah penting untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai smartphone lipat.
Kebiasaan pertama yang sebaiknya dihentikan adalah meletakkan ponsel lipat di permukaan yang kotor atau berpasir.
Debu, pasir, dan serpihan kecil dapat masuk ke mekanisme engsel sehingga mengganggu proses buka-tutup.
Jika engsel mulai terasa seret atau mengeluarkan bunyi tidak wajar, pengguna disarankan membersihkannya secara perlahan atau membawanya ke pusat servis resmi.
Kesalahan berikutnya ialah menekan layar bagian dalam terlalu keras.
Meski telah menggunakan lapisan kaca ultra-tipis, layar foldable masih lebih lunak dibanding layar smartphone biasa.
Tekanan dari kuku, pena, atau benda keras lain berpotensi meninggalkan bekas permanen yang biaya perbaikannya relatif mahal.



