
PONTIANAK POST - Samsung resmi mengakhiri dukungan software untuk Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Z Flip 3 setelah kedua smartphone lipat tersebut berusia lima tahun.
Pemilik Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 tidak lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi maupun update keamanan secara rutin dari Samsung.
Kedua perangkat tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2021 dan menjadi salah satu produk penting dalam perkembangan smartphone lipat Samsung.
Baca Juga: Bukan iPhone Ultra, Xiaomi 18 Fold Justru Dinilai Jadi Foldable Terbaik 2026
Kini, perjalanan keduanya akhirnya memasuki garis finis. Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 dengan Android 11 dan One UI 3.
Keduanya kemudian mendapatkan sejumlah pembaruan Android hingga akhirnya menerima Android 15 sebagai upgrade sistem operasi mayor terakhir pada 2025.
Setelah mendapatkan Android 15, kedua perangkat hanya menerima pembaruan keamanan. Namun, dukungan tersebut kini juga dihentikan.
Samsung tidak lagi memasukkan Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 ke dalam daftar perangkat yang mendapatkan update software secara rutin.
Dengan demikian, pemilik kedua ponsel tersebut tidak bisa lagi mengandalkan patch keamanan terbaru dari Samsung.
Berakhirnya dukungan software bukan berarti Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 tiba-tiba tidak bisa digunakan. Kedua smartphone tersebut masih dapat dipakai seperti biasa.
Aplikasi, kamera, layar lipat dan berbagai fitur lainnya tetap berfungsi selama kompatibel dengan sistem yang terpasang.



