Apa Bedanya Helikopter Black Hawk dan Seahawk? Ini Keunggulan Versi Angkatan Laut AS

PONTIANAK POST – Helikopter UH-60 Black Hawk dan MH-60 Seahawk merupakan dua pesawat militer Amerika Serikat yang memiliki desain dasar serupa, tetapi dikembangkan untuk kebutuhan operasi berbeda.
Black Hawk menjadi andalan misi angkut dan dukungan tempur di darat, sedangkan Seahawk dirancang untuk menjalankan operasi maritim bersama armada kapal perang.
Keduanya berasal dari keluarga helikopter H-60 buatan Sikorsky. Black Hawk mulai digunakan Angkatan Darat AS pada 1979, sementara varian laut SH-60B Seahawk mulai diterima Angkatan Laut AS pada 1983.
Baca Juga: Misi JSDF Jepang di Kalbar Berakhir, Tiga Helikopter Chinook Tinggalkan Operasi Karhutla
Menurut laporan SlashGear, perbedaan keduanya tidak hanya terletak pada nama atau cabang militer yang mengoperasikan, tetapi juga pada desain, perlengkapan, dan tugas operasional.
UH-60 Black Hawk terutama digunakan untuk mengangkut pasukan, membawa kargo, evakuasi medis, dan mendukung operasi tempur.
Helikopter ini dapat membawa hingga 11 personel bersenjata lengkap, selain awak pesawat. Black Hawk juga dapat dilengkapi senapan mesin di pintu samping untuk memberikan perlindungan ketika pasukan naik atau turun.
Fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan utamanya. Berbagai varian Black Hawk digunakan untuk misi khusus, operasi malam, penyelamatan, hingga dukungan logistik.
MH-60 Seahawk merupakan pengembangan keluarga H-60 untuk kebutuhan Angkatan Laut AS.
Helikopter ini dapat beroperasi dari kapal perusak, kapal penjelajah, kapal tempur pesisir, hingga kapal induk yang memiliki fasilitas penerbangan.
Salah satu perbedaan paling mudah dikenali adalah kemampuan melipat bilah rotor utama dan bagian ekor. Fitur tersebut membuat Seahawk lebih mudah disimpan di hanggar kapal yang memiliki ruang terbatas.



