Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Senter Taktis Kelas Militer yang Bisa Dibeli Warga Sipil, Ada yang Bisa Menyala hingga 200 Jam

B
Penulis: Budi Miank❯
Sejumlah senter taktis dirancang dengan bodi tangguh, perlindungan air, dan fitur khusus untuk kebutuhan lapangan.(Unsplash/@Alexandra Lee)
Sejumlah senter taktis dirancang dengan bodi tangguh, perlindungan air, dan fitur khusus untuk kebutuhan lapangan.(Unsplash/@Alexandra Lee)


Advertisement

PONTIANAK POST – Senter standar militer tidak hanya dirancang untuk menerangi lingkungan gelap, tetapi juga harus mampu bertahan dalam kondisi ekstrem. 

Perangkat ini umumnya memiliki bodi kuat, perlindungan terhadap air dan debu, serta sistem pemasangan yang memungkinkan pengguna membawanya tanpa harus menggenggam.

Menariknya, sejumlah senter yang dikembangkan perusahaan pemasok perlengkapan militer dapat dibeli oleh masyarakat umum. 

Adapun enam model yang memiliki karakteristik berbeda, mulai dari perangkat ringkas hingga lampu berdaya tinggi.

Istilah military-grade perlu diperhatikan karena tidak semua produk yang menggunakan label tersebut benar-benar memenuhi spesifikasi militer. 

Advertisement

1. Streamlight Sidewinder Boot

Streamlight Sidewinder Boot memiliki panjang sekitar 10,9 sentimeter dan berat 81 gram ketika menggunakan baterai lithium. Bagian kepalanya dapat diputar sehingga senter bisa diarahkan tanpa harus terus dipegang.

Perangkat ini memiliki sertifikasi IPX7, yang berarti mampu bertahan ketika terendam air sedalam satu meter selama maksimal 30 menit.

Cahayanya mencapai 55 lumen dengan jangkauan sekitar 63 meter. Dalam mode rendah, intensitasnya turun menjadi tujuh lumen, tetapi daya tahan baterainya bisa mencapai 90 jam.

2. Streamlight Sidewinder LED Hands Free Light

Model ini merupakan pengembangan Sidewinder dengan tambahan pilihan warna cahaya. Versi militer menyediakan LED putih, merah, biru, dan inframerah untuk identifikasi kawan atau IR-IFF.

Daya tahan airnya juga IPX7. Lampu putih menghasilkan 55 lumen, dengan waktu penggunaan sekitar lima jam pada mode tinggi dan lebih dari 100 jam pada mode rendah.

Advertisement

Artikel Terkait

Jenderal Ahmad Yani Tak Tamat AMS,  Pernah Belajar Strategi Militer di Amerika dan Inggris

Jenderal Ahmad Yani Tak Tamat AMS,  Pernah Belajar Strategi Militer di Amerika dan Inggris

Jenderal Ahmad Yani mengawali karier sebagai sersan, belajar strategi militer di luar negeri, hingga gugur dalam tragedi 1965.

SUV Listrik Dongfeng Mengshi M817 Mate, Gabungkan Ketangguhan Militer dengan Kenyamanan Premium

SUV Listrik Dongfeng Mengshi M817 Mate, Gabungkan Ketangguhan Militer dengan Kenyamanan Premium

Dongfeng Mengshi M817 Mate menawarkan tenaga 505 kW, torsi 848 Nm, dan teknologi Huawei dengan harga setara Rp794 juta.

Menhan Apresiasi Militer Jepang Bantu Tangani Karhutla di Kalimantan Barat

Menhan Apresiasi Militer Jepang Bantu Tangani Karhutla di Kalimantan Barat

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi bantuan militer Jepang dalam penanganan karhutla di Kalimantan melalui 3 helikopter CH-47 Chinook

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer