alexametrics
34 C
Pontianak
Friday, September 30, 2022

Pengabdian Masyarakat Dosen Jurusan Keperawatan Untan

Edukasi Kesehatan Mental dan Manajemen Stres Selama Pandemi Covid-19

PONTIANAK – Dosen Jurusan Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak menggelar Pengabdian masyarakat di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kota Pontianak tentang Edukasi Kesehatan Mental dan Manajemen Stres Selama Pandemi Covid-19, pada Senin (8/8).

Adapun yang melatarbelakangi tema ini adalah tingginya kasus Covd-19 di Indonesia dan kasus yang cukup banyak di wilayah Kalimantan Barat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kejadian Covid-19 seperti menggunakan masker, mencuci tangan, physical distancing dan social distancing, selain itu pandemi Covid-19 juga berdampak pada aktivitas pembelajaran di sekolah.

Aktivitas pembelajaran di sekolah dilaksanakan sesuai zona wilayah yaitu secara pembelajaran tatap muka secara langsung terbatas atau secara jarak jauh. Adanya physical distancing, social distancing serta pembelajaran secara daring dapat mempengaruhi kesehatan mental. Remaja dan populasi yang lebih muda merupakan salah satu populasi yang rentan mengalami peningkatan gejala kecemasan dan depresi selama masa pandemi. Insiden gangguan mental pada masa pandemi mengalami peningkatan dibandingkan sebelum pandemi.

Angka kejadian gangguan mental meningkat akan tetapi pengetahuan kesehatan mental masih belum terpenuhi. Solusi yang ditawarkan dalam situasi seperti ini yaitu memberikan seminar atau pendidikan kesehatan kepada remaja-remaja. Sehingga remaja dapat meningkat pengetahuan serta kesadaran dalam menjaga kesehatan mental.

Baca Juga :  Mahasiswa Harus Siap di Revolusi industri 4.0

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan remaja berkaitan dengan kesehatan mental yang dialami selama pandemi Covid-19. Sasaran dalam kegiatan ini remaja SMP Negeri 5 Pontianak.

Pengabdian masyarakat ini diikuti siswa kelas 1 SMP yang jumlah 40 orang. Hadir juga para dosen dan tim pengabdian masyarakat. Adapun dosen yang hadir antara lain Triyana Harlia Putri, S.Kep., Ns., M.Kep sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat. Materi yang disampaikannya tentang kesehatan mental.

Lalu anggotanya Faisal Khalid Fahdi, S Kep., Ns., M.Kep Fitri Fujiana, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat. Masing-masing materinya tentang Manajemen Stress dan Konsep Remaja. Turut membantu dari mahasiswa yang hadir Rahmanadanti Daud, S.Kep, Dora Hesti Azalia S.Kep dan Ikhsan Ghifari.

“Kegiatannya hanya satu hari,” kata Harlia Putri, S.Kep., Ns., M.Kep sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat.

Putri menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan untuk menjaga kesehatan mental remaja selama pandemi. Adapun respon dari peserta edukasi sangat antusias, Sebelum materi dimulai, peserta terlebih dahulu dilakukan pre test guna mengetahui sejauh mana pemahaman remaja terkait kesehatan mental, lalu setelah diberikan edukasi, dilakukan kembali post test dari pertanyaan sebelumnya, dan melihat pengaruh edukasi tersebut.

Baca Juga :  Akademisi Untan Dr. Hermansyah Masuk 10 Besar

Sementara tips menjaga kesehatan mental dan manajemen stres antara lain belajar hidup tertib, teratur dan menggunakan waktu sebaik mungkin. Lalu menghindari perubahan besar dalam waktu yang bersamaan, menerima diri sendiri dan lingkungan apa adanya.

Kemudian berbuat sesuai dengan kemampuan dan minat, membicarakan masalah yang dihadapi dengan orang yang dipercaya, berpikiran positif, meluangkan waktu untuk diri sendiri dan relaksasi, serta memelihara kesehatan diri dan membina persahabatan dengan orang lain.

Sedangkan manajemen stress adalah strategi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak buruk stress dan memaksimalkan stres untuk meningkatkan potensi diri demi prestasi dan untuk kerja yang optimal. Hal yang bisa dilakukan antara lain latihan nafas dalam.

Caranya dapat dilakukan secara duduk atau baring. Kemudian mata ditutup, tarik napas dalam dari hidung kemudian ditahan 3-5 detik. Selanjutnya hembuskan secara perlahan-lahan dari mulut. Dilakukan secara berulang empat sampai lima. (/r)

Edukasi Kesehatan Mental dan Manajemen Stres Selama Pandemi Covid-19

PONTIANAK – Dosen Jurusan Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak menggelar Pengabdian masyarakat di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kota Pontianak tentang Edukasi Kesehatan Mental dan Manajemen Stres Selama Pandemi Covid-19, pada Senin (8/8).

Adapun yang melatarbelakangi tema ini adalah tingginya kasus Covd-19 di Indonesia dan kasus yang cukup banyak di wilayah Kalimantan Barat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kejadian Covid-19 seperti menggunakan masker, mencuci tangan, physical distancing dan social distancing, selain itu pandemi Covid-19 juga berdampak pada aktivitas pembelajaran di sekolah.

Aktivitas pembelajaran di sekolah dilaksanakan sesuai zona wilayah yaitu secara pembelajaran tatap muka secara langsung terbatas atau secara jarak jauh. Adanya physical distancing, social distancing serta pembelajaran secara daring dapat mempengaruhi kesehatan mental. Remaja dan populasi yang lebih muda merupakan salah satu populasi yang rentan mengalami peningkatan gejala kecemasan dan depresi selama masa pandemi. Insiden gangguan mental pada masa pandemi mengalami peningkatan dibandingkan sebelum pandemi.

Angka kejadian gangguan mental meningkat akan tetapi pengetahuan kesehatan mental masih belum terpenuhi. Solusi yang ditawarkan dalam situasi seperti ini yaitu memberikan seminar atau pendidikan kesehatan kepada remaja-remaja. Sehingga remaja dapat meningkat pengetahuan serta kesadaran dalam menjaga kesehatan mental.

Baca Juga :  Alumni Fakultas Hukum Untan Bentuk LBH Perkumpulan 94

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan remaja berkaitan dengan kesehatan mental yang dialami selama pandemi Covid-19. Sasaran dalam kegiatan ini remaja SMP Negeri 5 Pontianak.

Pengabdian masyarakat ini diikuti siswa kelas 1 SMP yang jumlah 40 orang. Hadir juga para dosen dan tim pengabdian masyarakat. Adapun dosen yang hadir antara lain Triyana Harlia Putri, S.Kep., Ns., M.Kep sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat. Materi yang disampaikannya tentang kesehatan mental.

Lalu anggotanya Faisal Khalid Fahdi, S Kep., Ns., M.Kep Fitri Fujiana, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat. Masing-masing materinya tentang Manajemen Stress dan Konsep Remaja. Turut membantu dari mahasiswa yang hadir Rahmanadanti Daud, S.Kep, Dora Hesti Azalia S.Kep dan Ikhsan Ghifari.

“Kegiatannya hanya satu hari,” kata Harlia Putri, S.Kep., Ns., M.Kep sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat.

Putri menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan untuk menjaga kesehatan mental remaja selama pandemi. Adapun respon dari peserta edukasi sangat antusias, Sebelum materi dimulai, peserta terlebih dahulu dilakukan pre test guna mengetahui sejauh mana pemahaman remaja terkait kesehatan mental, lalu setelah diberikan edukasi, dilakukan kembali post test dari pertanyaan sebelumnya, dan melihat pengaruh edukasi tersebut.

Baca Juga :  Rahmawati; Mahasiswi Untan yang Wakili Indonesia di AWMUN III

Sementara tips menjaga kesehatan mental dan manajemen stres antara lain belajar hidup tertib, teratur dan menggunakan waktu sebaik mungkin. Lalu menghindari perubahan besar dalam waktu yang bersamaan, menerima diri sendiri dan lingkungan apa adanya.

Kemudian berbuat sesuai dengan kemampuan dan minat, membicarakan masalah yang dihadapi dengan orang yang dipercaya, berpikiran positif, meluangkan waktu untuk diri sendiri dan relaksasi, serta memelihara kesehatan diri dan membina persahabatan dengan orang lain.

Sedangkan manajemen stress adalah strategi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak buruk stress dan memaksimalkan stres untuk meningkatkan potensi diri demi prestasi dan untuk kerja yang optimal. Hal yang bisa dilakukan antara lain latihan nafas dalam.

Caranya dapat dilakukan secara duduk atau baring. Kemudian mata ditutup, tarik napas dalam dari hidung kemudian ditahan 3-5 detik. Selanjutnya hembuskan secara perlahan-lahan dari mulut. Dilakukan secara berulang empat sampai lima. (/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/