alexametrics
33.9 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Pelatihan Budidaya Anggrek Bagi Guru Biologi SMA di Pontianak

PONTIANAK – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura menggelar pelatihan budidaya anggrek bagi guru-guru biologi SMA di Kota Pontianak, Sabtu (23/7).

Acara yang terselenggara berkat kerja sama dengan MGMP Biologi Kota Pontianak ini diketuai oleh Dr. Dwi Gusmalawati, Dosen Program Studi (Prodi) Biologi, dan menghadirkan dua pembicara, yaitu Riza Linda, M.Si. (Dosen Prodi Biologi) dan Mujiyono (praktisi anggrek). Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Ketua Jurusan Biologi, Dr. Kustiati dan dihadiri pula anggota tim PKM.

Saat memberikan sambutan, Kustiati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh para dosen termasuk di Prodi Biologi.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya anggrek bagi guru-guru biologi SMA di Kota Pontianak,” ujar Kustiati saat menutup sambutannya.

Baca Juga :  Kuota Masuk Untan Naik Tinggi

Pada sesi awal pelatihan, Dr. Dwi Gusmalawati menyampaikan tentang pentingnya budidaya anggrek dan manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan budidaya.

“Anggrek sangat populer sebagai tanaman hias dan memiliki nilai jual yang tinggi sehingga budidaya anggrek memiliki prospek bisnis yang baik sekaligus juga bisa menyalurkan hobi berkebun,” katanya.

Selanjutnya, Riza Linda, M.Si menjelaskan beberapa aspek biologi anggrek, seperti ciri-ciri tumbuhan anggrek. Riza juga menunjukkan langsung tumbuhan anggrek di hadapan semua peserta yang hadir.

Pada sesi utama, Mujiyono yang merupakan praktisi anggrek terlebih dahulu mendemonstrasikan cara menyilangkan bunga anggrek. Setelah itu, peserta pelatihan diberi kesempatan untuk menyilangkan bunga anggrek yang telah disediakan oleh panitia pelatihan. Selain belajar cara menyilangkan bunga anggrek, peserta yang berjumlah hampir 30 orang ini juga diperlihatkan cara mengeluarkan anggrek dari botol hasil kultur jaringan yang kemudian dikeringanginkan lalu dipindahkan ke pot yang telah berisi media tanam.

Baca Juga :  Dosen Untan dan UMP Lolos Seleksi Calon Hakim Agung

Peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan budidaya anggrek ini karena dapat mempraktikkan langsung materi pelatihan dengan pendampingan dari para narasumber dan juga praktisi anggrek.

Dra. Sumarsih, salah satu peserta pelatihan dari SMAN 1 Pontianak, mengatakan bahwa pelatihan ini menambah ilmu bagi para peserta, khususnya mengenai teknik budidaya anggrek.

“Pelatihan ini sangat bagus karena peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga ada praktiknya,” kata Sumarsih di ujung acara.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang itu ditutup dengan pembagian anggrek bagi semua peserta dan hadiah berupa anggrek yang sudah berbunga bagi peserta yang berhasil menjawab dengan benar pertanyaan dari narasumber. (mse/ser)

PONTIANAK – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura menggelar pelatihan budidaya anggrek bagi guru-guru biologi SMA di Kota Pontianak, Sabtu (23/7).

Acara yang terselenggara berkat kerja sama dengan MGMP Biologi Kota Pontianak ini diketuai oleh Dr. Dwi Gusmalawati, Dosen Program Studi (Prodi) Biologi, dan menghadirkan dua pembicara, yaitu Riza Linda, M.Si. (Dosen Prodi Biologi) dan Mujiyono (praktisi anggrek). Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Ketua Jurusan Biologi, Dr. Kustiati dan dihadiri pula anggota tim PKM.

Saat memberikan sambutan, Kustiati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh para dosen termasuk di Prodi Biologi.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya anggrek bagi guru-guru biologi SMA di Kota Pontianak,” ujar Kustiati saat menutup sambutannya.

Baca Juga :  Untan dan DJKN Jalin Kerja Sama Pengelolaan Piutang

Pada sesi awal pelatihan, Dr. Dwi Gusmalawati menyampaikan tentang pentingnya budidaya anggrek dan manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan budidaya.

“Anggrek sangat populer sebagai tanaman hias dan memiliki nilai jual yang tinggi sehingga budidaya anggrek memiliki prospek bisnis yang baik sekaligus juga bisa menyalurkan hobi berkebun,” katanya.

Selanjutnya, Riza Linda, M.Si menjelaskan beberapa aspek biologi anggrek, seperti ciri-ciri tumbuhan anggrek. Riza juga menunjukkan langsung tumbuhan anggrek di hadapan semua peserta yang hadir.

Pada sesi utama, Mujiyono yang merupakan praktisi anggrek terlebih dahulu mendemonstrasikan cara menyilangkan bunga anggrek. Setelah itu, peserta pelatihan diberi kesempatan untuk menyilangkan bunga anggrek yang telah disediakan oleh panitia pelatihan. Selain belajar cara menyilangkan bunga anggrek, peserta yang berjumlah hampir 30 orang ini juga diperlihatkan cara mengeluarkan anggrek dari botol hasil kultur jaringan yang kemudian dikeringanginkan lalu dipindahkan ke pot yang telah berisi media tanam.

Baca Juga :  Laboratorium SIMI Untan Berkontribusi Tangani Covid-19

Peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan budidaya anggrek ini karena dapat mempraktikkan langsung materi pelatihan dengan pendampingan dari para narasumber dan juga praktisi anggrek.

Dra. Sumarsih, salah satu peserta pelatihan dari SMAN 1 Pontianak, mengatakan bahwa pelatihan ini menambah ilmu bagi para peserta, khususnya mengenai teknik budidaya anggrek.

“Pelatihan ini sangat bagus karena peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga ada praktiknya,” kata Sumarsih di ujung acara.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang itu ditutup dengan pembagian anggrek bagi semua peserta dan hadiah berupa anggrek yang sudah berbunga bagi peserta yang berhasil menjawab dengan benar pertanyaan dari narasumber. (mse/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/