Terkait temuan tersebut, Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Antonius Trias Kuncorojati mengatakan bahwa Korban meninggal diketahui bernama Theres warga Kabupaten Landak. Sementara berdasarkan informasi yang didapat dari hasil olah TKP sebelum bekerja di TKP, kata Antonius, diduga korban memang ada riwayat sakit batuk kronis dan saat ganti shift kerja dengan rekannya, yang bersangkutan sudah tak terlihat.
“Ketika temannya melihat kondisi korban, dia ditemukan tidak bernyawa lagi,” katanya kepada awak media. “Memang di TKP kita lihat mulutnya memang berbusa dan penuh darah, selain itu kita juga menemukan tisu-tisu yang berserakan juga penuh darah,” jelas Kasat Reskrim.
Terkait adanya dugaan korban melakukan aksi bunuh diri, Antonius mengatakan, dugaan itu sangat kecil kemungkinannya. “Karena di samping tempat tidur korban didapati ada tisu penuh darah yang sepertinya sudah disiapkan oleh korban,” ujarnya.
Dia berujar, kemungkinan selama melakoni pekerjaannya, korban tak mau kelihatan oleh rekan-rekannya bahwa dia sakit parah. Sehingga, saat ganti jam kerja, korban yang langsung naik ke lantai dua tempatnya bekerja tersebut langsung batuk mengeluarkan darah dan di lap menggunakan tisu yang memang telah disiapkannya.
“Dari Pantauan langsung saat kita melakukan olah TKP, kita melihat keluar darah di mulut dan hidung dan di sekitar tempat tidur ada banyak tisu berlumur berdarah. Namun demikian, hasilnya akan menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit, dan di TKP juga CCTV yang terpasang sedang di cek. Jadi nanti kita akan melihat perkembangan lanjutannya bagaimana,” terangnya.
Antonius memastikan, pihaknya sampai saat ini masih berusaha mencari keterangan dari berbagai pihak, termasuk teman-teman dekat korban. Akan tetapi, untuk meminta informasi beberapa pihak, terutama rekan kerja korban masih shock sehingga belum bisa dimintai keterangan.
“Secara kesimpulan, berdasarkan hasil olah TKP sementara, kecil kemungkinan korban bunuh diri. Namun tetapi diduga karena ada sakit batuk yang sudah lama dan menyebabkan korban meninggal," tegasnya.
Saat ini, korban sudah dibawa ke RSUD Bengkayang untuk ditindaklanjuti. Sementara pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk bagaimana proses selanjutnya, apakah akan dilakukan autopsi atau tidak. “Yang jelas kita masih tunggu keputusan dari pihak keluarga nanti,” pungkasnya. (Sig) Editor : Super_Admin