Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keluarga Muda Wajib Tahu Ini Risiko Keuangan Saat Lanjut Studi S2 S3

C
Penulis: Chairunnisya❯
Ilustrasi pasangan muda bergembira mendapat beasiswa (AI)
Ilustrasi pasangan muda bergembira mendapat beasiswa (AI)

Advertisement

PONTIANAK POST - Melanjutkan studi ke jenjang S-2 atau S-3 kerap menjadi impian banyak keluarga muda.

Namun, di balik ambisi akademik tersebut, ada berbagai pertimbangan penting yang harus dipikirkan matang, terutama soal keuangan, keharmonisan rumah tangga, hingga masa depan anak.

Keinginan melanjutkan pendidikan tidak hanya soal siapa, tetapi juga mengapa dan bagaimana keputusan itu diambil. Banyak keluarga muda dihadapkan pada dilema antara mengejar pendidikan lebih tinggi atau memenuhi kebutuhan lain yang tak kalah penting.

Advertisement

Meski beasiswa sering dianggap sebagai solusi utama, kenyataannya hal itu belum tentu menyelesaikan seluruh persoalan keuangan.

Guru Besar Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair), Prof Rahmat Setiawan, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan tetap menjadi hal krusial.

Advertisement

’’Beasiswa bukan jaminan aman. Tetap harus mengelola keuangan secara bijak, jangan boros, menyiapkan dana darurat, dan membuat perencanaan detail pemasukan serta pengeluaran,’’ tegas Rahmat, dikutip dari Jawapos.

Dari sisi apa yang harus diprioritaskan, keluarga perlu menentukan skala prioritas sejak awal. Keputusan untuk melanjutkan studi harus dipertimbangkan bersama kebutuhan lain, seperti membeli rumah atau menyiapkan dana pendidikan anak.

Kapan keputusan itu diambil juga menjadi faktor penting. Penentuan prioritas sebaiknya dilakukan sejak awal perencanaan agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.

Bagaimana menentukan prioritas yang tepat? Rahmat mencontohkan bahwa keputusan setiap keluarga bisa berbeda, tergantung pada kebutuhan dan kondisi masing-masing.

’’Bagi seorang dosen muda misalnya, S-3 jelas prioritas utama karena jadi syarat karier. Jadi keputusan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi masing-masing,’’ ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Tips Menulis Esai Beasiswa dengan Alur Pembuka, Konflik, dan Penyelesaian

Tips Menulis Esai Beasiswa dengan Alur Pembuka, Konflik, dan Penyelesaian

Memahami karakter beasiswa membantu pelamar menyusun profil dan esai yang lebih sesuai dengan tujuan program.

Dorong Pemuda Dayak Utamakan Pendidikan, Karolin: Bekal Utama Kuasai Masa Depan

Dorong Pemuda Dayak Utamakan Pendidikan, Karolin: Bekal Utama Kuasai Masa Depan

Bupati hadiri HUT Tambak Baya di Landak, tekankan pentingnya pendidikan bagi pemuda Dayak serta siapkan Perda Hukum Adat dan Dana Abadi

Ketika Kabut Asap Memadampkan Semangat Belajar

Ketika Kabut Asap Memadampkan Semangat Belajar

Kabut asap tebal kembali melanda Kota Pontianak hingga ancam kesehatan anak serta ganggu aktivitas belajar di sekolah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer