Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Bengkayang Resmi Tutup Gawai Maka' Dio II di Desa Cipta Karya

Misbahul Munir S • Selasa, 2 Mei 2023 | 11:10 WIB
SOSIALISASI: Salah satu personel Bhabinkamtibmas Polsek Belitang Hulu saat melakukan sosialisasi terkait bahaya karhutla. HUMAS POLRES FOR PONTIANAK POST
SOSIALISASI: Salah satu personel Bhabinkamtibmas Polsek Belitang Hulu saat melakukan sosialisasi terkait bahaya karhutla. HUMAS POLRES FOR PONTIANAK POST
Ke Depan jadi Indikator Penilaian Desa Wisata Budaya

SUKAMAJU – Rentetan kegiatan gawai Maka' Dio II resmi ditutup, Sabtu (29/4) malam. Penutupan tersebut dilakukan Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, di Lapangan Parawakng, Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Cipta Karya sekaligus Panitia Gawai Maka' Dio II, Benyamin Kalvin turut mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak terlibat dalam menyukseskan kegiatan. Ucapan terima kasih juga dilontarkannya kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang, unsur TNI-Polri, serta para donatur dan masyarakat Kabupaten Bengkayang yang berpartisipasi selama Maka' Dio berlangsung.

"Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan ada kekurangan selama perhelatan gawai Dayak Maka' Dio yang diselenggarakan pada saat ini," ucap Kalvin.

Di samping itu, dirinya turut mengapresiasi kerja keras panitia, yang notabene merupakan masyarakat di Desa Cipta Karya. Sehingga, sebut dia, kegiatan bisa berlangsung sukses dan aman, dari awal hingga selesai.

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Desa Cipta Karya dan masyarakat Kecamatan Sungai Betung tentunya yang sangat mendukung kegiatan Gawai Dayak Maka' Dio II tahun 2023 ini,” ucapnya. "Termasuk pula berkat andil dari bapak Bupati Bengkayang yang juga menghadirkan Bupati Murung Raya, telah menyumbang secara tunai sebesar 50 juta rupiah," ungkapnya.

"Atas segala kekurangan kami minta maaf, dan akan kita perbaiki di event mendatang," ucapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sebastianus Darwis turut mengucapkan selamat dan mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan oleh Panitia Gawai Maka' Dio, sehingga kegiatan bisa berlangsung dengan khidmat dan aman hingga selesai.

"Apresiasi untuk segala yang suda dilakukan Kades, Ketua Panitia dan Jajarannya, TNI-Polri, Pol PP, Dishub, dan masyarakat Desa Cipta Karya. Terima kasih juga saya ucapkan kepada donatur," tuturnya. "Kita harap kegiatan ini kedepan bisa menjadi salah satu indikator penilaian desa wisata budaya, terutama di desa cipta karya," sambungnya.

Ke depan, dia meminta kepada Kades Cipta Karya untuk lebih kreatif dan mengembangkan ide-ide segar, yang dapat dituangkan dalam sebuah event menarik ke depan.

"Setidaknya kita butuh 3–4 hektare (lahan) untuk kampung budaya, Dan ini akan kita tuangkan pada perubahan anggaran tahun ini kita buat perencanaan nya dulu," jelasnya.

"Kenapa kita harus bangun di area sekitar ini (Desa Cipta Karya, Red)? Terutama alasannya karena dekat dengan Kota Bengkayang, dan wilayah ini juga memiliki hampir 8.000 hektare lahan, yang bisa digunakan untuk tata kota dan masuk wilayah kota," timpalnya. (Sig) Editor : Misbahul Munir S
#bengkayang #Desa Wisata Budaya #Gawai Maka' Dio II #gawai