Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Ketetapan Resmi dari Lembaga Falakiyah PBNU

Khoiril Arif Ya'qob • Jumat, 30 Januari 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi memperbanyak ibadah di malam Nisfu Syaban.
Ilustrasi memperbanyak ibadah di malam Nisfu Syaban.

PONTIANAK POST - Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah menetapkan awal bulan Syaban 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.

Penetapan ini menjadi acuan penting bagi umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama, dalam menyambut malam Nisfu Syaban.

“Awal bulan Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing 20 Januari 2026M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah,” sebagaimana tertulis dalam Pengumuman Nomor 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 yang dikeluarkan pada Senin (19/1).

Keputusan tersebut didasarkan pada pengamatan hilal. Beberapa lokasi melaporkan berhasil melihat hilal 1 Syaban 1447 H pada Senin Legi, 29 Rajab 1447 H, yang bertepatan dengan 19 Januari 2026 M.

Berdasarkan pengumuman ini, dapat disimpulkan bahwa malam Nisfu Syaban 1447 H akan jatuh pada malam Senin, 2 Februari 2026.

Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai salah satu malam yang sangat istimewa dalam kalender Islam.

Banyak ulama menekankan keutamaannya karena pada malam ini, ampunan dan rahmat Allah diyakini melimpah bagi hambaNya yang memohon.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh ad-Dailami, ‘Asakir, dan al-Baihaqi, disebutkan bahwa doa yang dipanjatkan pada malam Nisfu Syaban tidak akan ditolak.

Keistimewaan ini hanya dimiliki oleh lima malam tertentu, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Jumat, malam Idulfitri, malam Iduladha, dan malam Nisfu Syaban itu sendiri.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam ini dengan berbagai ibadah, mulai dari berdoa, berdzikir, membaca Alquran, hingga memperbanyak amalan kebaikan.

Banyak yang meyakini bahwa memperbanyak ibadah pada malam Nisfu Syaban dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, membersihkan hati, dan memohon keberkahan serta keselamatan untuk diri sendiri maupun keluarga.

Malam ini juga sering dimanfaatkan untuk refleksi diri dan memperbanyak permohonan ampunan atas dosa-dosa yang pernah dilakukan sepanjang tahun. (*)

Editor : Miftahul Khair
#malam nisfu syaban #PBNU #jadwal #lembaga falakiyah #Ramadan 2026 #kapan