PONTIANAK POST – Wudhu artinya mensucikan diri dari hadas kecil yang menjadi syarat sah bagi umat Islam sebelum melaksanakan salat. Karena itu, tata cara wudhu harus dilakukan dengan benar sesuai tuntunan syariat.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, untuk menunaikan salat dengan sempurna haruslah diawali dengan wudhu dengan cara yang benar. Wudhu bukan hanya sekadar aktivitas membersihkan anggota tubuh, tetapi juga bentuk ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi jika dilakukan sesuai sunnah Rasulullah Salallahua’laihiwasallam.
Dalam penjelasannya yang dikutip dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, ia menekankan pentingnya menggunakan air secukupnya saat berwudhu serta tidak berlebihan. Selain itu, dianjurkan untuk selalu mendahulukan anggota tubuh bagian kanan.
Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah
Berikut tata cara wudhu yang benar sesuai sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam
1. Niat dalam hati sebagai awal ibadah.
2. Membersihkan telapak tangan dan sela-sela jari.
3. Berkumur-kumur (madmadah).
4. Membersihkan hidung (istinsyaq dan istintsar) dengan menghirup air lalu mengeluarkannya.
5. Membasuh wajah, termasuk area mata dan dagu.
6. Membasuh kedua tangan hingga siku, dimulai dari kanan.
7. Mengusap kepala dari depan ke belakang.
8. Membersihkan telinga, bagian dalam dan luar.
9. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki, termasuk sela-sela jari.
10.Menghadap kiblat dan membaca doa setelah wudhu
Doa Setelah Wudhu
Doa yang dibaca setelah wudhu adalah:
*Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhû wa rasûluhû, allâhummaj‘alnî minat tawwâbîna waj‘alnî minal mutathahhirîn.*
Keutamaan Wudhu
Berdasarkan HR Bukhari : No 136 diriwayatakan Abu Hurairah Radiallahu’anhu : Sungguh kata nabi ummatku itu akan dipanggil di hari kiamat dengan cahaya dari bagian tubuhnya/bersinar dari hasil wudhu.
Cahaya ini menurut Ustadz Adi Hidayat menunjukkan kesucian pada seorang muslim ketika dia sering berwudhu. Bisa juga dipahami saat air wudhu mengalir dari anggota tubuh, dosa-dosa kecil turut berguguran. Hal ini menunjukkan wudhu tidak hanya menyucikan secara fisik, tetapi juga secara spiritual.
Dengan berwudhu secara benar dan sesuai sunnah, seorang Muslim dapat menjaga kesucian diri sekaligus meningkatkan kualitas ibadahnya.
Penutup
Memahami wudhu artinya menyucikan diri dari hadas kecil menjadi pengingat penting bagi setiap Muslim untuk tidak meremehkan tata caranya. Dengan mengikuti sunnah Rasulullah Sallahu’alaihiwasallam sebagaimana dijelaskan Ustadz Adi Hidayat, ibadah salat dapat dilakukan dengan lebih sempurna dan khusyuk.
Wallahu'alam bishawab
Editor : Silvina