Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ini Lima Hak Muslim terhadap Muslim Lainnya yang Harus Dipenuhi 

Silvina • Senin, 4 Mei 2026 | 14:30 WIB
Ilustrasi hak muslim satu dengan muslim lainnya (VIE/AI)
Ilustrasi hak muslim satu dengan muslim lainnya (VIE/AI)

 

Pontianak Post– Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustadz Mulki Sobri melalui laman digital MUI, mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan sesama muslim atau ukhuwah Islamiyah.

Menurutnya, hubungan antarumat Islam bukan sekadar pertemanan biasa, melainkan ikatan iman yang harus dijaga dengan sikap saling menghormati, membantu, dan menebar kasih sayang.

Muslim Bersaudara karena Iman

Baca Juga: Pengajian Muslimat NU di Sintang Perkuat Peran Perempuan dalam Membangun Keluarga dan Masyarakat

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mulki Sobri mengutip firman Allah dalam Surah Al-Hujurat ayat 10 yang menegaskan bahwa orang-orang beriman itu bersaudara. Karena itu, sesama muslim diperintahkan untuk saling mendamaikan jika terjadi perselisihan.

Ia menegaskan bahwa keimanan sejati akan melahirkan rasa persaudaraan. Sebaliknya, jika ukhuwah rusak, maka kekuatan umat juga akan melemah.

Lima Hak Muslim atas Muslim Lainnya

Baca Juga: Muslimat NU Mempawah Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan

Ustadz Mulki Sobri menjelaskan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam telah mengajarkan sejumlah hak yang wajib ditunaikan seorang muslim kepada muslim lainnya. Di antaranya:

1. Menjaga Kehormatan Sesama Muslim

Seorang muslim tidak boleh menghina, merendahkan, ataupun mempermalukan saudaranya. Menjaga kehormatan orang lain merupakan bagian dari akhlak mulia.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Fasilitasi Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Pemakaman Muslim di Pontianak Kota

2. Menolong dalam Kebaikan

Ketika saudara sesama muslim berada dalam kesulitan, maka sudah semestinya dibantu sesuai kemampuan. Bantuan juga termasuk mencegah saudara dari perbuatan zalim.

3. Saling Memaafkan

Baca Juga: Safari Ramadan di Kapuas Hulu, Gubernur Ria Norsan Ajak Umat Muslim Perkuat Kepedulian Sosial

Islam mendorong umatnya untuk menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. Sikap ini akan memperkuat persaudaraan dan menghilangkan dendam.

4. Menjaga Lisan dari Gibah dan Fitnah

Membicarakan aib orang lain di belakang sangat dilarang dalam Islam. Karena itu, menjaga lisan menjadi salah satu bentuk menjaga ukhuwah.

Baca Juga: Lewat Bukber, Masjid Ikhwanul Muslimin Pontianak Timur Pererat Kebersamaan Jamaah

5. Mendoakan dan Menyayangi

Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam mengajarkan agar seorang muslim mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri. Doa dan kasih sayang menjadi bukti keimanan.

Perpecahan Melemahkan Umat

Ustadz Mulki Sobri mengingatkan  umat Islam akan kuat jika bersatu. Namun jika dipenuhi iri hati, curiga, dan pertengkaran, maka kekuatan umat akan hilang.

Baca Juga: Muslimat NU Mempawah Gelar Pesantren Pra Lansia di Masjid Agung, Hadirkan Ustazah Fatma Nurhayati

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membiasakan salam, membantu sesama, menjenguk yang sakit, serta segera berdamai bila terjadi perselisihan.

Jangan Pelihara Permusuhan

Dalam penutup tausiyahnya, Ustadz Mulki Sobri mengingatkan agar tidak memutus hubungan dengan saudara sesama muslim terlalu lama. Ia menegaskan orang terbaik adalah yang lebih dulu memulai salam dan meminta damai.

“Jangan biarkan permusuhan merusak ukhuwah. Segeralah meminta maaf dan memberi maaf, karena itulah tanda hati yang lapang dan iman yang kokoh,” pesannya.

Wallahua’lam bishawab

Editor : Silvina
#lisan #hak #Ummat #muslim #Doa