Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Benarkah Manusia Bisa Dicintai Jin? Simak Penjelasan Lengkap Menurut Islam

Silvina • Rabu, 20 Mei 2026 | 09:16 WIB
Ilustrasi manusia bisa dicintai jin
Ilustrasi manusia bisa dicintai jin

 

PONTIANAK POST – Sebagian orang mungkin pernah merasa mengalami kejadian aneh yang sulit dijelaskan secara logika. Mulai dari mimpi tertentu, perasaan seperti ditemani sosok tak terlihat, hingga muncul keyakinan dirinya “dicintai”  jin. Dalam pandangan Islam, fenomena seperti ini memang bukan hal mustahil terjadi.

Menurut penjelasan  Ustadz Ammi Nur Baits di situs konsultasisyariah.com, interaksi antara manusia dan jin dapat terjadi karena beberapa sebab. Termasuk dorongan hawa nafsu atau rasa suka dari golongan jin kepada manusia.

Jin Bisa Menyukai Manusia, Benarkah?

Baca Juga: Asal-Usul Manusia Menurut Alquran dan Penolakan Harun Yahya terhadap Teori Evolusi

Dalam penjelasannya, Ustadz Ammi Nur Baits mengutip keterangan dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah bahwa jin dapat merasuk ke tubuh manusia karena syahwat, hawa nafsu, atau rasa cinta.

Hal tersebut dijelaskan dalam kitab Majmu’ al-Fatawa,  hubungan semacam itu bisa terjadi sebagaimana ketertarikan antar-manusia. Karena jin dapat melihat manusia, sementara manusia umumnya tidak mampu melihat jin, maka gangguan seperti ini dinilai sangat mungkin terjadi.

Namun demikian, umat Islam diminta tidak merasa bangga atau menganggap hal tersebut sebagai kelebihan spiritual.

Baca Juga: Kisah Sultan Kosen, Manusia Tertinggi di Dunia yang Kini Berjuang Mencari Cinta

Jangan Bangga Jika Merasa Dicintai Jin

Ustadz Ammi Nur Baits menegaskan sikap pertama yang harus dilakukan seseorang ketika merasa mengalami gangguan jin adalah menolak dan memusuhi gangguan tersebut.

Sebab ada sebagian orang yang justru merasa istimewa ketika mengaku memiliki hubungan dengan jin. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai tanda kelebihan diri. Padahal dalam Islam, kondisi itu termasuk keburukan dan dapat membuka pintu gangguan yang lebih berat.

Baca Juga: Manusia Tertinggi di Dunia Ungkap Satu Hal yang Ingin Ia Ubah dalam Hidupnya

Jika seseorang menolak keberadaan jin tersebut, maka ia berada dalam posisi dizalimi dan tidak menanggung dosa atas gangguan yang dialaminya.

Perbanyak Zikir dan Dekatkan Diri kepada Allah

Cara penting lain untuk menghindari gangguan jin adalah memperbanyak zikir serta menjaga hubungan dengan Allah Subhanahuwata’ala.

Baca Juga: Hari Buruh dan Harkat Manusia

Zikir pagi dan petang, doa perlindungan, serta membaca ayat-ayat Alquran dianjurkan agar seseorang mendapatkan perlindungan dari gangguan makhluk yang tidak terlihat.

Menurut penjelasan tersebut, rutinitas ibadah dan zikir dapat memberikan pengaruh besar dalam menjaga ketenangan hidup dan menghindarkan diri dari gangguan setan.

Hindari Tidur Tanpa Busana

Baca Juga: Hadits Larangan Tidur Setelah Ashar Ternyata Lemah, Ini Penjelasan Ulama

Islam juga mengajarkan adab ketika hendak tidur. Salah satunya adalah menjaga aurat tetap tertutup dan membaca basmalah ketika melepas pakaian.

Rasulullah Shallallahu’alaihwiasallam dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri menjelaskan bahwa membaca “Bismillah” menjadi tabir antara pandangan jin dengan aurat manusia.

Karena itu, seseorang dianjurkan tidak tidur dalam keadaan terbuka auratnya, terutama tanpa membaca doa atau zikir terlebih dahulu.

Baca Juga: Bukan Sekadar Salah Tidur, Nyeri Leher Menjalar Bisa Berujung Kelumpuhan!

Jangan Lupa Dzikir Sebelum Tidur

Zikir sebelum tidur juga disebut sebagai benteng perlindungan bagi seorang muslim. Saat tidur, manusia berada dalam kondisi paling lemah sehingga dianjurkan membaca doa-doa perlindungan sebelum memejamkan mata.

Selain itu, menjaga diri dari perbuatan maksiat juga menjadi hal yang sangat penting. Orang yang jauh dari zikir dan sering melakukan maksiat disebut lebih mudah diganggu setan.

Baca Juga: Kekuatan Zikir

Allah Subhanahuwata’ala berfirman dalam Surah Az-Zukhruf ayat 36 bahwa siapa yang berpaling dari peringatan Allah akan ditemani setan yang selalu menyertainya.

Pentingnya Memahami Ilmu Agama dan Akidah

Ustadz Ammi Nur Baits juga menekankan pentingnya mempelajari ilmu agama dan akidah yang benar. Orang yang memiliki pemahaman agama yang baik dinilai lebih kuat menghadapi tipu daya setan.

Baca Juga: Dugaan Penyimpangan Akidah di Kubu Raya, MUI Kalbar: Kajian Masih Berjalan

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menggambarkan jalan lurus Islam dan berbagai jalan sesat yang di dalamnya terdapat setan yang mengajak manusia menyimpang dari kebenaran.

Karena itu, ilmu agama menjadi pedoman penting agar seseorang tidak mudah terjerumus dalam gangguan setan maupun keyakinan yang menyimpang.

Wallahu a’lam bishawab

Editor : Silvina
#syariah #manusia #cinta #jin #islam