PONTIANAK POST– Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam dianjurkan tidak hanya memahami hukum kurban, tetapi juga mengetahui adab dalam penyembelihan hewan sesuai tuntunan syariat. Islam mengajarkan hewan kurban harus diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan tanpa menyakitinya secara berlebihan.
Menurut Muhammad Abduh Tuasikal dari laman Rumaysho.Com penyembelihan hewan bukan sekadar proses memotong, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki aturan dan etika khusus.
Berbuat Ihsan kepada Hewan Kurban
Baca Juga: Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual ? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Salah satu adab utama dalam penyembelihan adalah berbuat ihsan atau berbuat baik terhadap hewan. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ
“Sesungguhnya Allah memerintahkan agar berbuat baik terhadap segala sesuatu.”
Baca Juga: Benarkah Hewan Kurban Jadi Kendaraan di Akhirat? Ini Penjelasan UAH
Dalam hadis tersebut, Rasulullah juga memerintahkan agar pisau ditajamkan dan hewan tidak disakiti sebelum disembelih. Karena itu, mengasah pisau di depan hewan termasuk perbuatan yang tidak dianjurkan.
Dikisahkan pula Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menegur seseorang yang mengasah pisau di hadapan kambing yang hendak disembelih. Nabi menyebut tindakan itu seperti membuat hewan mengalami “kematian berkali-kali” sebelum benar-benar disembelih.
Membaringkan Hewan dengan Cara yang Benar
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Ini Ketentuan Hewan Kurban yang Sah dalam Islam
Dalam tuntunan sunnah, hewan dianjurkan dibaringkan di sisi kiri sebelum disembelih. Cara ini dianggap paling baik dan memudahkan penyembelih memegang pisau dengan tangan kanan serta menahan kepala hewan dengan tangan kiri.
Hadis dari Aisyah Radiallahuanhu menyebut Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam meminta pisau diasah terlebih dahulu sebelum kambing kurban dibaringkan. Setelah itu beliau membaca basmalah dan berdoa:
بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Himpun dan Salurkan 29 Hewan Kurban, Siap Didistribusikan H-1 Iduladha
“Dengan nama Allah. Ya Allah, terimalah kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan umat Muhammad.”
Imam An-Nawawi juga menjelaskan, para ulama sepakat hewan lebih baik disembelih dalam posisi berbaring, bukan berdiri.
Meletakkan Kaki di Sisi Leher Hewan
Baca Juga: Hukum Memberikan Daging Kurban kepada Non-Muslim, Simak Pendapat Ulama
Adab berikutnya adalah meletakkan kaki di sisi leher hewan agar proses penyembelihan lebih mudah dan aman. Dalam riwayat Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menyembelih dua ekor kambing sambil meletakkan kaki beliau di bagian leher hewan tersebut.
Cara ini dilakukan agar hewan tidak banyak bergerak dan penyembelihan berlangsung cepat sehingga mengurangi rasa sakit pada hewan.
Dianjurkan Menghadap Kiblat
Baca Juga: Panitia Kurban Dilarang Mengambil Daging Kurban Sebagai Upah, Ini Penjelasannya
Dalam praktik penyembelihan, hewan juga dianjurkan dihadapkan ke arah kiblat. Meski demikian, para ulama menjelaskan hal ini bukan syarat sah penyembelihan, melainkan sunnah atau anjuran.
Ibnu Umar bahkan disebut tidak menyukai memakan daging hewan yang disembelih tanpa menghadap kiblat. Namun para ulama menegaskan penyembelihan tetap sah meskipun posisi hewan tidak menghadap kiblat.
Membaca Basmalah dan Takbir Saat Menyembelih
Baca Juga: Bolehkah Menyembelih Kurban pada Malam Hari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Saat menyembelih hewan kurban, umat Islam disunnahkan membaca: “Bismillaahi wallaahu akbar”
Basmalah hukumnya wajib, sedangkan takbir dihukumi sunnah oleh mayoritas ulama. Setelah itu, penyembelih juga dianjurkan berdoa agar kurban diterima Allah Subhanahuwata’ala.
Beberapa doa yang biasa dibaca di antaranya: “Hadza minka wa laka”, “Allahumma taqabbal minni"
Atau menyebut nama orang yang berkurban dalam doa tersebut.
Baca Juga: Iduladha 2026, Pemprov Kalbar Pastikan Bantuan Kurban Menjangkau Wilayah Terpencil
Penyembelihan Adalah Bentuk Ketaatan
Adab-adab dalam penyembelihan menunjukkan Islam sangat memperhatikan nilai kasih sayang, bahkan terhadap hewan. Kurban bukan hanya tentang menyembelih, tetapi juga bentuk ketaatan dan kepedulian terhadap makhluk Allah.
Karena itu, umat Islam diingatkan agar memahami tata cara penyembelihan yang benar supaya ibadah kurban tidak hanya sah, tetapi juga bernilai sempurna di sisi Allah Subhanahuwata’ala.
Wallahua’lam bishawab
Editor : Silvina