Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Lebih Utama Salat Id di Masjid atau Lapangan? Ini Penjelasan Ulama dan Sunnah Nabi

Silvina • Selasa, 26 Mei 2026 | 12:41 WIB
Salat Ied di lapangan sesuai sunnah nabi Muhammad Shallallahu
Salat Ied di lapangan sesuai sunnah nabi Muhammad Shallallahu'alaihiwasallam

 

PONTIANAK POST – Menjelang Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha, umat Islam biasanya mulai menentukan lokasi pelaksanaan salat Id. Sebagian masyarakat memilih melaksanakannya di masjid, sementara sebagian lain lebih memilih lapangan terbuka.

Lalu, manakah yang sebenarnya lebih utama, salat Id di masjid atau di lapangan? Mengutip penjelasan Ustadz

Dr. Muhammad Arifin Badri dari laman Almanhaj, pelaksanaan salat Id di lapangan dinilai lebih utama karena sesuai dengan sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Baca Juga: Sering Terjadi Saat Iduladha, Ini Hukum Meninggalkan Khutbah Sebelum Selesai

Rasulullah Melaksanakan Shalat Id di Lapangan

Dalam hadis riwayat Ibnu Abbas Radiallahu’anhu disebutkan:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمَ أَضْحَى أَوْ فِطْرٍ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ

Baca Juga: Kenapa Dianjurkan Tidak Makan Sebelum Salat Iduladha? Ini Hikmah dan Dalilnya

Artinya, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam keluar menuju lapangan pada hari Idul Fitri atau Idul Adha, lalu melaksanakan salat dua rakaat.

Hadis tersebut menjadi salah satu dasar kuat salat Id di lapangan merupakan sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Karena itu, banyak ulama menilai melaksanakan salat Id di lapangan lebih utama dibandingkan di masjid.

Baca Juga: Musafir Wajib Tahu, Ini Ketentuan dan Syarat Qashar Salat

Salat Id di Masjid Tetap Sah dan Diperbolehkan

Meski demikian, para ulama juga menjelaskan pelaksanaan salat Id di masjid tetap sah dan diperbolehkan.

Hal ini terutama apabila masyarakat sekitar memang terbiasa melaksanakan salat Id di masjid, atau kondisi lapangan sulit dijangkau.

Menurut Ustadz Muhammad Arifin Badri, menjaga persatuan umat dan mengikuti kondisi masyarakat setempat juga menjadi pertimbangan penting.

Baca Juga: Bukan Sekadar Kewajiban, Ini Dahsyatnya Salat bagi Kehidupan 

Apalagi hukum salat Id sendiri adalah sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan, bukan wajib.

Menjaga Persatuan Umat Lebih Diutamakan

Para ulama menilai salah satu hikmah terbesar dari salat Id adalah mempererat ukhuwah dan persatuan umat Islam.

Baca Juga: Ini  Lima Waktu Terlarang untuk Salat yang Perlu Dipahami Umat Islam

Karena itu, mengikuti pelaksanaan salat bersama masyarakat sekitar dapat menjadi pilihan terbaik agar tidak memunculkan keresahan atau perpecahan.

Allah Subhanahuwata'la  berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Baca Juga: Salat Perempuan Lebih Utama di Rumah, Simak Dalil dan Penjelasannya

“Maka dirikanlah saalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Ayat tersebut menunjukkan pentingnya syiar salat Id dan ibadah kurban dalam kehidupan umat Islam.

Lapangan Lebih Baik Jika Mudah Dijangkau

Baca Juga: Kurban Kambing atau Patungan Sapi, Mana yang Lebih Utama Menurut Ulama?

Dalam kondisi masyarakat perkotaan yang memberikan kebebasan memilih lokasi salat Id, maka salat di lapangan tetap lebih dianjurkan selama mudah dijangkau dan tidak menyulitkan.

Sebab, selain mengikuti sunnah Rasulullah, salat di lapangan juga mampu menampung jamaah lebih banyak dan menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih kuat.

Namun jika lokasi lapangan terlalu jauh atau menyulitkan, maka salat di masjid tetap menjadi pilihan yang baik dan sah menurut syariat.

Baca Juga: Hukum Kurban Online Menurut Ulama, Sahkah Berkurban Tanpa Hadir Langsung?

Sesuaikan dengan Kondisi dan Kemaslahatan

Para ulama mengingatkan agar umat Islam bijak dalam memilih tempat pelaksanaan salat Id.

Jangan sampai perbedaan lokasi pelaksanaan justru memicu perdebatan yang tidak perlu di tengah masyarakat.

Baca Juga: Hukum Memberikan Daging Kurban kepada Non-Muslim, Simak Pendapat Ulama

Pada akhirnya, baik salat Id di masjid maupun di lapangan sama-sama diperbolehkan. Yang terpenting adalah menjaga kekhusyukan ibadah, mengikuti tuntunan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam, dan tetap menjaga persatuan umat Islam saat merayakan hari raya.

Wallahua’lam bishawab

Editor : Silvina
#masjid atau lapangan #tempat salat idu #sunnah nabi #lapangan lebih utama #salat ied