Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jangan Langsung Main HP, Ini Enam Fadhilah Zikir Setelah Salat Fardhu

Silvina • Jumat, 12 Juni 2026 | 13:45 WIB
Ilustrasi zikir setelah salat fardhu
Ilustrasi zikir setelah salat fardhu

 

PONTIANAK POST – Tak dipungkiri masih ada  kita temukan umat Islam yang terbiasa langsung melihat pesan di telepon genggam usai salat fardhu. Bahkan ada yang segera beranjak meninggalkan tempat salat tanpa meluangkan waktu untuk berzikir.

Padahal zikir setelah salat fardhu memiliki keutamaan yang sangat besar dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Hal tersebut disampaikan Tito Yuwono, Dosen Jurusan Teknik Elektro Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta melalui lama suara muhammadiyah. Selain aktif sebagai akademisi, Tito Yuwono juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Ngaglik, Sleman, serta Ketua Joglo DakwahMu Almasykuri Yogyakarta.

Menurut Tito, membiasakan zikir setelah salat fardhu merupakan salah satu cara untuk menyempurnakan ibadah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah Subhanahuwata’ala.

Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Artinya (Bagian 1)

Zikir sebagai Bukti Ketaatan kepada Allah

Fadhilah pertama dari dzikir setelah salat fardhu adalah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Ta'ala. Zikir setelah salat merupakan perintah Allah sekaligus bentuk mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Melaksanakan perintah Allah dan meneladani Rasul-Nya merupakan jalan menuju keberuntungan dan kemenangan yang besar bagi seorang muslim. Karena itu, zikir tidak seharusnya dipandang sebagai amalan tambahan yang bisa ditinggalkan begitu saja.

Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Artinya (Bagian 2)

Istighfar untuk Menutup Kekurangan Salat

Keutamaan kedua adalah adanya bacaan istighfar yang menjadi pembuka zikir setelah salat. Istighfar menjadi sarana memohon ampun kepada Allah atas berbagai kekurangan yang mungkin terjadi selama menjalankan sholat.

Selain itu, istighfar juga menjadi bentuk taubat atas dosa dan kesalahan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Allah Subhanahuwata’ala mencintai hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertaubat dan membersihkan diri.

Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Artinya (Bagian 3)

Membaca Ayat Kursi dan Janji Surga

Salah satu bacaan yang dianjurkan setelah salat fardhu adalah Ayat Kursi. Rasulullah bersabda:"Barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai salat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian." (HR An-Nasa'i)

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar keutamaan membaca Ayat Kursi setelah salat wajib. Amalan yang hanya membutuhkan waktu singkat ini memiliki balasan yang sangat agung di sisi Allah Subhanahuwata’ala.

Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Artinya (Bagian 4-Terakhir)

Dosa Diampuni Meski Sebanyak Buih di Lautan

Keutamaan berikutnya adalah pengampunan dosa. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menjelaskan orang yang membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali setelah salat, lalu menutupnya dengan bacaan tahlil, akan mendapatkan ampunan Allah Subhanahuawata’ala. .

Dalam hadis riwayat Imam Malik disebutkan dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan. Hal ini menunjukkan luasnya rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang senantiasa berzikir.

Baca Juga: Keutamaan Zikir Pagi dan Petang, Amalan Ringan dengan Manfaat Luar Biasa

Waktu Mustajab untuk Berdoa

Selain berzikir, waktu setelah salat fardhu juga menjadi salah satu waktu yang dianjurkan untuk berdoa. Rasulullah ketika ditanya mengenai doa yang paling didengar oleh Allah menjawab bahwa doa pada akhir malam dan setelah salat wajib termasuk doa yang sangat diperhatikan  Allah Subhanahuwata’ala.

Karena itu, seorang muslim sebaiknya tidak terburu-buru meninggalkan tempat sslat. Luangkan beberapa menit untuk berdoa dan memohon kebaikan dunia maupun akhirat.

Baca Juga: Ingin Bebas dari Neraka? Bacalah Selalu Zikir Ini dan Buktikan Melalui Amal    

Jari-Jari Menjadi Saksi di Hari Kiamat

Fadhilah keenam adalah jari-jari yang digunakan untuk menghitung bacaan zikir akan menjadi saksi pada hari kiamat. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menganjurkan umatnya menghitung tasbih, tahmid, dan takbir menggunakan jari-jari tangan.

Dalam hadis riwayat Abu Dawud dijelaskan jari-jari tersebut kelak akan dimintai kesaksian dan dapat berbicara di hadapan Allah Subhanahuwata’ala. Oleh sebab itu, menghitung zikir dengan jari memiliki nilai tersendiri dalam ajaran Islam.

Baca Juga: Zikir Ini Ringan di Lisan Tapi Berat di Timbangan Amal, Yuk Rutinkan  

Jangan Tinggalkan Zikir Setelah Salat

Tito Yuwono lantas mengajak umat Islam untuk membiasakan diri berzikir setelah salat fardhu dan tidak langsung disibukkan oleh urusan duniawi, termasuk penggunaan telepon genggam.

Zikir setelah salat bukan hanya menjadi pelengkap ibadah, tetapi juga sarana meraih ampunan, mendekatkan diri kepada Allah Subhanahuwata’ala, mendapatkan kesempatan berdoa pada waktu yang mustajab, serta memperoleh berbagai keutamaan lainnya.

Baca Juga: Kekuatan Zikir

Semoga Allah Subhanhuwata’ala memberikan kemudahan kepada kita semua untuk istiqamah dalam berzikir setelah salat fardhu. Serta menjadikannya sebagai amalan yang terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Wallahu a'lam bishshawab.

 

 

Editor : Silvina
#salat fardhu #zikir setelah salat fardhu #fadhilah zikir setelah salat fardhu #bukti ketaatan kepada Allah #main hp